Hitung Cepat LSI, Pasha Ungu Sementara Unggul di Palu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vokalis band Ungu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha, menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK, Jakarta, 24 Juli 2015. Ia mencalonkan dirinya sebagai wakil wali kota Palu, Sulawesi Tengah dari partai PAN. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Vokalis band Ungu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha, menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK, Jakarta, 24 Juli 2015. Ia mencalonkan dirinya sebagai wakil wali kota Palu, Sulawesi Tengah dari partai PAN. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Sigit Purnomo alias Pasha Ungu selangkah lagi menjadi Wakil Wali Kota Palu. Hal itu setidaknya terlihat berdasarkan hitung cepat yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia. Pasha, yang berpasangan dengan Hidayat, mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulawesi Tengah, sementara meraih suara terbanyak sebesar 38,55 persen suara.

    Hingga pukul 14.50 WIB, data hitung cepat pilkada Kota Palu yang diterima LSI mencapai 66 persen. Hidayat-Pasha, yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Amanat Nasional, untuk sementara menyisihkan beberapa lawan mereka. Saingan terdekat mereka adalah pasangan Hadianto Rasyid-Wiwik Jomiatul Rofi’ah, yang diusung Partai Hati Nurani Rakyat dan Partai Keadilan Sejahtera. Mereka memperoleh 26,58 persen suara.

    Adapun Habsa Yanti-Thamrin Samauna, yang disokong Partai NasDem, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Partai Demokrat, hanya mengantongi ‎20,10 persen suara. Posisi paling buncit sementara diduduki ‎Andi Mulhanan-Tahmidy Lasahido. Pasangan yang didukung Partai Golongan Karya dan Partai Gerakan Indonesia Raya ini hanya meraup 15,09 ‎persen.

    Dalam pilkada serentak 2015, LSI hanya ‎melakukan hitung cepat pada 21 wilayah. Di tingkat provinsi, LSI bekerja sama dengan panitia penyelenggara pilkada Jambi dan Sumatera Barat. Adapun di tingkat kota madya antara lain dengan Kota Batam, Palu, dan Samarinda.

    Selain itu, LSI melakukan hitung cepat pada 16 kabupaten lain, yakni Banyuwangi, Bengkulu Utara, Bima, Gowa, Gresik, Indramayu, Kediri, Kepulauan Selayar, Kotawaringin Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Lombok Tengah, Lombok Utara, Malang, Soppeng, dan Tanjung Jabung Timur.

    FAIZ NASHRILLAH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.