Pilkada Serentak, 3 Juta Lebih Warga Banten Mencoblos  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Banten kerahkan personel untuk amankan Pilkada Serentak 2015 di Banten. TEMPO/Darma Wijaya

    Kapolda Banten kerahkan personel untuk amankan Pilkada Serentak 2015 di Banten. TEMPO/Darma Wijaya

    TEMPO.COSerang - Sebanyak 3.280.716 juta warga Banten di empat kabupaten dan kota menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan kepala daerah serentak yang digelar hari ini, Rabu, 9 Desember 2015. Empat kabupaten dan kota itu adalah Kota Cilegon, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Serang.

    Berdasarkan data KPU Provinsi Banten, pilkada serentak 2015 di empat kabupaten dan kota di Banten melibatkan 3.280.716 pemilih, yang terdiri atas 1.660.678 pemilih laki-laki dan 1.620.038 pemilih perempuan. Dengan daftar pemilih tambahan (DPTB-1) sebanyak 7.064 lembar.

    Dari empat daerah tersebut, pemilih terbanyak adalah Kabupaten Serang yang berjumlah 1.113.656. Selanjutnya, Kabupaten Pandeglang (958.178), Kota Tangsel (913.437), dan Kota Cilegon 295.445 pemilih. Dengan jumlah pemilih itu, tempat pemungutan suara (TPS) yang disediakan mencapai 6.928.

    Meski jumlah pemilihnya di bawah Kabupaten Serang dan Pandeglang, jumlah TPS terbanyak adalah Kota Tangsel yang mencapai 2.245. Sedangkan Kabupaten Serang 2.148 TPS, Kabupaten Pandeglang 1.903 TPS, dan Kota Cilegon 632 TPS.

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang menargetkan tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah Kabupaten Serang tahun 2015 mencapai 77,5 persen. “Harapan kami bisa menyamai tingkat partisipasi yang ditargetkan KPU RI sebesar 77,5 persen,” kata Ketua KPU Kabupaten Serang Nasehudin, Rabu, 9 Desember 2015.

    Jumlah ini, menurut Nasehudin, meningkat sebesar 1,5 persen jika dibandingkan dengan capaian partisipasi pemilih pada pemilihan legislatif di Kabupaten Serang. “Pada waktu pileg, tingkat partisipasi pemilih mencapai 74 persen,” ujarnya.

    Adapun Kepolisian Daerah Banten menggandeng ulama dan tokoh masyarakat untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan kepala daerah di tiga kabupaten/kota yang menjadi wilayah hukum Polda Banten. Kapolda Banten Brigadir Jenderal Boy Rafly Amar mengungkapkan tiga daerah memiliki potensi konflik dalam pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2015.

    "Pandeglang lebih rawan karena wilayahnya cukup luas. Makanya, personel langsung kami tempatkan di sana. Sedangkan untuk Kabupaten Serang dan Cilegon, semua personel kita siagakan di Polda Banten," tutur Boy.

    Menurut Boy, untuk mengamankan pilkada serentak hari ini, Polda Banten mengerahkan 3.500 personel untuk membantu pengamanan pilkada. “Kami juga mengajak ulama dan tokoh untuk mengajak masyarakat membangun kebersamaan sampai selesai penghitungan suara,” ucapnya. 

    WASI’UL ULUM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.