Minggu, 22 September 2019

Dengar Kabut Asap, Leonardo DiCaprio Ingin ke Hutan Sumatera  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Leonardo DiCaprio berjalan usai memberikan pidato dalam pertemuan walikota sebagai bagian dari KTT Perubahan Iklim (COP21) di Paris, Prancis, 4 Desember 2015. AP Photo/Francois Mori

    Aktor Leonardo DiCaprio berjalan usai memberikan pidato dalam pertemuan walikota sebagai bagian dari KTT Perubahan Iklim (COP21) di Paris, Prancis, 4 Desember 2015. AP Photo/Francois Mori

    TEMPO.CO, Paris - Aktor Hollywood yang juga aktivis lingkungan, Leonardo DiCaprio, menyatakan ingin mengunjungi Pulau Sumatera, khususnya Sumatera Selatan, untuk melihat lebih dekat keanekaragaman hayati di wilayah ini.

    Keinginan mengunjungi hutan Sumatera itu disampaikan pendiri Leonardo DiCaprio Foundation itu saat bertemu dengan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin di sela-sela Temu Tatap Bentang Alam Global (Global Forum Landscapes) di Paris, Prancis.

    "Beliau fokus pada lingkungan dan kelestarian alam liar serta menyatakan niatnya berkunjung ke Sumatera," kata Alex setelah menghadiri Global Landscape Forum di Palais de Congres, Paris, Prancis, Minggu, 6 Desember 2015.

    Alex berujar, pertemuan dengan Leo--sapaan pemeran utama film Titanic itu--membahas beberapa hal terkait dengan lingkungan hidup, di antaranya kebakaran hutan dan lahan di Sumatera beberapa waktu lalu.

    "Leonardo juga menyinggung soal asap dan bagaimana dampaknya bagi masyarakat, ekosistem, dan flora-fauna. Dan saya sudah menjelaskan strategi jangka panjang untuk menangani kebakaran hutan dan lahan," ucap Alex.

    Menurut Alex, salah satu strategi mengatasi kebakaran hutan dan lahan sekaligus melestarikan ekosistem adalah menerapkan pengelolaan berbasis bentang alam yang telah digagasnya bersama sejumlah pihak, antara lain organisasi lingkungan, sektor usaha, dan masyarakat lokal.

    Leo berada di Paris untuk menghadiri KTT Perubahan Iklim yang digelar mulai 30 November hingga 11 Desember 2015 di Le Bourget, Paris.

    Leo mendesak para pemimpin pemerintahan mengambil langkah nyata guna mengatasi perubahan iklim. "Waktu sangat terbatas. Karena itu, langkah nyata sangat diperlukan untuk menurunkan emisi," tuturnya.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe