7 Bulan Beroperasi, 41 Korban Tewas di Tol Cipali  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kecelakaan maut yang menewaskan 11 orang di jalan tol Cipali km 137, Kamis, 3 Desember 2015. Foto: Dokumen Polda Jabar

    Kecelakaan maut yang menewaskan 11 orang di jalan tol Cipali km 137, Kamis, 3 Desember 2015. Foto: Dokumen Polda Jabar

    TEMPO.CO, Bandung -Telah terjadi 90 kasus kecelakaan di Jalan Tol Cikopo-Palimanan sejak tol itu dioperasikan pada Juni 2015. Dari total kecelakaan tersebut, sebanyak 41 korban meninggal.

    Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Sugihardi mengatakan rata-rata faktor kecelakaan diakibatkan human error. "Faktor penyebab kecelakaan terbanyak karena mengantuk," ujar Sugihardi kepada Tempo, 4 Desember 2015.

    Menurutnya, untuk menekan angka kecelakaan, Polda Jawa Barat akan berkoordinasi dengan pengelola Jalan Tol Cipali. Selain itu, polisi juga akan melakukan penerapan deteksi kecepatan. Kecepatan kendaraan yang melintas ini dapat dideteksi oleh anggota patroli yang ada di Tol Cipali.

    "Batas kecepatan atas itu 100 kilometer per jam, untuk batas kecepatan bawah 60 kilometer per jam. Kalau melanggar kami akan tilang," katanya." "Nanti kami akan pasang rambu-rambu , jadi lebih memudahkan penindakan pelanggaran dan dasarnya juga jelas."

    Berdasarkan data dari kepolisian, jam rawan kecelakaan di Tol Cipali terjadi pada pukul 00.00 hingga 06.00. Adapun jalur rawan atau jalur tengkorak yang berada di tol yang melintasi empat kabupaten di Jawa Barat ini berada di kilometer 166-175 di jalur A (jalur dari Cikopo menuju Palimanan). Sedangkan untuk jalur sebaliknya, titik rawan kecelakaan berada di kilometer 76-85.

    Pada 3 dan 6 Desember 2015, telah terjadi tiga kecelakaan di lokasi dan waktu yang berbeda. Dari kecelakaan tersebut, 19 orang tewas. Kecelakaan pada 3 Desember melibatkan satu mini bus Elf yang melintas dari arah Cikopo menuju Palimanan. Sebelas 11 orang tewas dalam musibah itu.

    Sedangkan 6 Desember 2015, dua kecelakaan terjadi di tol tersebut. Kecelakaan pertama terjadi di kilometer 164+600. Kecelakaan ini melibatkan truk Mitsubishi bernomor E-8234-AV dan truk Mitsubishi Fuso M-9094-UG yang ada di depannya, dikemudikan Supriady, 41 tahun, warga Desa Larangan Sorjan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Madura. Dalam peristiwa ini, dua orang meninggal.

    Setelah itu, berselang beberapa jam, kecelakaan terjadi di kilometer 128, 200 lajur 1 dari arah Cikopo menuju Palimanan masuk ke wilayah Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, sekitar pukul 04.11. Dari kejadian tersebut, enam orang meninggal dunia.


    IQBAL T. LAZUARDI S



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe