Buronan Pembunuh Tewas Ditembak Polisi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Penembakan. (Ilustrasi: Koran Tempo)

    Ilustrasi Penembakan. (Ilustrasi: Koran Tempo)

    TEMPO.CO, Gowa - Pelaku pembunuhan dan pembakaran rumah yang menjadi buron sejak pertengahan Oktober lalu, Charles alias Calle Daeng Lau (40), tewas setelah ditembak aparat Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Gowa, Sabtu, 5 Desember 2015.

    Warga asal Kampung Bayang-Bayang, Desa Pa'paluang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, itu terpaksa ditembak pada bagian kaki karena berusaha melawan polisi saat akan diringkus di wilayah Kabupaten Luwu Timur.

    "Pelaku sempat dirawat di rumah sakit. Tapi karena pendarahan hebat di bagian kaki, akhirnya tidak tertolong," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa Ajun Komisari Muhammad Yunus, Minggu, 6 Desember 2015.

    Yunus menjelaskan, pelaku ditangkap saat tengah menaiki bus ke arah Malili, Kabupaten Luwu Timur. Petugas yang mengetahui jejak pelaku langsung berupaya mencegat bus yang ditumpangi pelaku di wilayah Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur.

    Ketika bus berhasil diberhentikan, Charles kemudian berusaha melarikan diri dengan melompat keluar bus. Pelaku juga menghunus badik dan berupaya lari ke areal perkebunan sawit.

    "Saat dikejar, petugas sempat melepaskan tembakan peringatan tiga kali. Tapi karena tak dihiraukan, pelaku terpaksa dilumpuhkan," kata Yunus.

    Seusai dibekuk, polisi berusaha membawa pulang pelaku ke Kabupaten Gowa untuk menjalani proses hukum. Namun saat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, pelaku mengalami pendarahan hebat sampai akhirnya meregang nyawa.

    Charles merupakan pelaku pembakaran rumah salah seorang warga Desa Batumalonro, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Pelo Daeng Sa'ra (54), 21 Oktober lalu. Akibat aksinya itu, istri, anak, dan mertua Pelo tewas setelah mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.

    "Salah satu korban tewas adalah anak Pelo, Irfan, yang masih berusia 3 tahun," kata Yunus.

    Jenazah Charles kini telah dimakamkan di pekuburan keluarga di kampung halamannya. Jenazah dijemput langsung oleh keluarganya, Tajuddin Daeng Ngalli, Sabtu sore, 5 Desember 2015.

    "Kami menerima tewasnya Charles dengan lapang dada dan berharap persoalan kedua belah pihak tidak lagi dilanjutkan," kata ipar Charles itu.



    AWANG DARMAWAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.