Demi Keamanan, SIM Pengemudi Motor Gede Diatur Khusus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengendara sepeda menghadang laju konvoi motor gede (moge) di perempatan Condong Catur, Yogyakarta, 15 Agustus 2015. Aksi Elanto Wijoyono, pria pemberani tersebut membuat heboh Nitizen di sejumlah sosial media. liputan6.com

    Seorang pengendara sepeda menghadang laju konvoi motor gede (moge) di perempatan Condong Catur, Yogyakarta, 15 Agustus 2015. Aksi Elanto Wijoyono, pria pemberani tersebut membuat heboh Nitizen di sejumlah sosial media. liputan6.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata mendukung rencana Korps Lalu Lintas Mabes Polri yang akan membedakan lisensi pengemudi sepeda motor. Sepeda motor yang kapasitas silindernya besar (motor gede) akan berbeda dengan yang kecil.

    Kini sedang disiapkan surat izin mengemudi golongan C untuk pengendara sepeda motor dipecah menjadi tiga golongan. “Saya pikir memang sangat perlu, karena mengendarai sepeda motor kecil berbeda dengan sepeda motor gede dengan kapasitas silinder lebih besar,” kata Gunadi kepada Tempo, Ahad, 6 Desember 2015.

    Menunggang sepeda motor besar, menurut Gunadi, membutuhkan keterampilan khusus. “Karena dari bobot kendaraannya saja sudah berbeda, sehingga butuh keterampilan khusus,” kata Gunadi.

    Gunadi menyebutkan, seharusnya peraturan pembagian tersebut sudah lama dicanangkan kepolisian. Ini menyangkut keamanan dan keselamatan, dalam uji lisensi terhadap pengendara sepeda motor harus berbeda. “Umpamanya mau mengambil SIM C untuk motor 500 cc ke atas tidak bisa menggunakan sepeda motor yang hanya 250 cc,” katanya.

    “Pada dasarnya memang sama-sama kendaraan bermotor, tapi pengendalian dan kelincahannya (sepeda motor) jelas berbeda. Ini untuk keselamatan pengendara sendiri,” kata Gunadi.

    Meskipun ada beberapa orang yang sulit menerima kebijakan tersebut karena dinilai merepotkan, Gunadi mengatakan hal biasa. “Protes itu pasti, tapi mesti tahu kenapa perlu. Berkendara itu berbeda satu dengan yang lainnya. Secara teknisnya begitu. Kalau repot, ya kan cuma sekali, ini juga demi keamanan pengguna jalan lainnya,” katanya. 

    Korlantas Mabes Polri rencananya akan mengeluarkan kebijakan pembagian golongan pada SIM C. SIM C tidak lagi berlaku umum untuk seluruh jenis sepeda motor. SIM C terbagi menjadi tiga golongan, yakni C, C1, dan C2.

    SIM C berlaku untuk sepeda motor berkapasitas mesin di bawah 250 cc; C1 untuk 250 cc sampai 500 cc; dan C2 khusus di atas 500 cc atau motor gede.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.