Aburizal dan Agung 'Reuni' di Resepsi Putri Setya Novanto  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ketiga kanan) berfoto di pelaminan resepsi pernikahan putri Setya Novanto bersama Sekjen Golkar Idrus Marham (ketiga kiri), di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, 4 Desember 2015. TEMPO/Ghoida Rahmah

    Ketua Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ketiga kanan) berfoto di pelaminan resepsi pernikahan putri Setya Novanto bersama Sekjen Golkar Idrus Marham (ketiga kiri), di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, 4 Desember 2015. TEMPO/Ghoida Rahmah

    TEMPO.CO, Jakarta - Resepsi pernikahan putri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto, Dwina Michaella, dengan Jason Harjono, putra pengusaha Setiawan Harjono (Oei Yung Gie), di Hotel Mulia di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat malam, 4 Desember 2015, dipenuhi undangan, dari menteri hingga politikus.

    Pejabat yang hadir di antaranya Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu; serta Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso. Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman juga datang dan menyalami mempelai.

    Resepsi itu juga dihadiri dua "Ketua Umum" Golkar. Ketua Umum Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie, datang bersama Sekretaris Jenderal Idrus Marham. Ketua Umum Golkar versi Munas Ancol, Agung Laksono, tampak duduk semeja dengan Airlangga Hartarto, juga politikus Golkar.

    Ihwal kasus yang menjerat Setya Novanto, Agung mengatakan Setya sebaiknya mundur dari kursi Ketua DPR bila Mahkmah Kehormatan Dewan menyatakan bersalah dalam kasus dugaan pencatutan nama presiden dan wakil presiden.

    Acara resepsi Dwina Michaella dan Jason Harjono merupakan rangkaian hajatan mereka. Sebelumnya, mereka telah melangsungkan pemberkatan pernikahan di Gereja Katedral Jakarta, pada Jumat, 27 November 2015.

    GHOIDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.