Minggu, 22 September 2019

Bromo Siaga, PVMBG: Ada Potensi Terjadi Erupsi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap sulfatara hitam pekat keluar dari kawah Gunung Bromo tampak dari desa Ngadisari, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (27/11). Berdasarkan catatan seismograf, terjadi letusan kecil sebanyak 10 kali sejak pukul 05.00. TEMPO/Fully Syafi

    Asap sulfatara hitam pekat keluar dari kawah Gunung Bromo tampak dari desa Ngadisari, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (27/11). Berdasarkan catatan seismograf, terjadi letusan kecil sebanyak 10 kali sejak pukul 05.00. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Bandung - Kepala Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Pusat Vukanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Gede Suantika. Ia mengatakan aktivitas Gunung Bromo di Jawa Timur berpotensi erupsi. Hari ini PVMBG sudah menaikkan status Bromo dari waspada menjadi siaga sejak pukul 14.00 WIB.

    “Rekomendasinya berubah. Sewaktu waspada, radius bahaya rekomendasinya 1 kilometer, sekarang menjadi 2,5 kilometer dari kawah Bromo. Radius itu meliputi lautan pasir,” katanya saat dihubungi, Jumat, 4 Desember 2015.

    Menurut Gede, ada tiga indikasi penyebab status Bromo menjadi siaga, yakni perubahan visual embusan kolom asap dari kawah yang sebelumnya dominan putih menjadi berwarna abu, intensitas instrumen yang dipasang dari seismik menunjukkan energi tremor meningkat, dan penggelembungan tubuh gunung api. “Jadi indikasinya deformasi, seismik, dan visual,” ucapnya.

    Berubahnya kolom asap menjadi dominan abu, kata Gede, menandakan material gunung api sudah keluar. Selain itu, kepulan asap dari kawah Bromo berwarna abu tebal tersebut juga disertai suara gemuruh. “Sekarang sudah dominan,” tuturnya. Menurut dia, pengukur deformasi juga sudah merekam terjadinya penggelembungan tubuh gunung api walaupun relatif kecil.

    Gede mengatakan letusan Gunung Bromo bisa menganggu penerbangan. Dia mencontohkan letusan pada 2010 yang menyebabkan bandara di Surabaya ditutup. Saat itu, abu Gunung Bromo juga sempat menutupi Kota Malang. “Letusan Bromo bisa berpotensi mengganggu penerbangan. Tapi kalau saat ini kepulannya masih rendah. Masih 100 meteran, tapi tebal,” katanya.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe