Korban Kecelakaan Tol Cipali Mau Mudik Bertani di Brebes  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kecelakaan maut yang menewaskan 11 orang di jalan tol Cipali km 137, Kamis, 3 Desember 2015. Foto: Dokumen Polda Jabar

    Kecelakaan maut yang menewaskan 11 orang di jalan tol Cipali km 137, Kamis, 3 Desember 2015. Foto: Dokumen Polda Jabar

    TEMPO.CO, Brebes - Kecelakaan maut kembali terjadi di tol Cipali, Kamis, 3 Desember 2015. Tercatat sebelas orang meninggal dalam peristiwa itu. Informasi yang diperoleh Tempo, sebagian besar mereka berasal dari Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

    Kepala Desa Cibentang Nassim mengatakan ada sepuluh korban meninggal dan enam korban luka berasal dari Desa Cibentang. Sisanya satu orang korban meninggal dan dua korban luka-luka dari Desa Banjarsari, Kecamatan Bantarkawung. “Sopirnya juga warga Cibentang,” kata Nassim.

    Menurut dia, kepulangan mereka ke kampung halaman untuk bercocok tanam. “Ini kan menjelang musim hujan, setiap tahun mereka pulang untuk menanam padi. Di sini banyak sawah tadah hujan,” ujarnya, Kamis, 3 Desember 2015.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh Nassim dari pihak keluarga, korban satu dan yang lain masih memiliki hubungan kerabat dan tetangga dekat. Menurutnya, hampir setiap tahun saat musim kemarau tiba, mereka merantau ke Jakarta selama satu hingga dua bulan. “Karena tidak bertani, mereka merantau ke Jakarta. Di sana ada yang jualan kosmetik, berdagang cilok, dan menjadi kuli bangunan,” katanya.

    Menurut Nassim, mobil travel yang ditumpangi korban merupakan milik warga Cibentang. Mobil dan sopirnya berangkat dari Cibentang pada Rabu malam, kemudian berangkat dari Jakarta pada Kamis pagi. Saat ini pihak keluarga masih menunggu kedatangan korban. “Rencananya malam ini sampai ke rumah duka,” kata Nassim.

    Kepala Desa Nassim juga menginformasikan nama-nama korban meninggal. Berikut daftarnya:

    1. Sanumar, 74 tahun,  warga Desa Banjarsari RT 01 RW 06, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

    2. Dasyati, warga Desa Cibentang, Kampung Dukuh Caringin, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

    3. Bais, 5, warga Desa Cibentang, Kampung Dukuh Caringin, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

    4. Asep Sulton, 28, warga Desa Cibentang, Kampung Dukuh Caringin, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

    5. Agung, 20, warga Desa Cibentang, Kampung Dukuh Caringin, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

    6. Rosikin, 40, warga Desa Cibentang, Kampung Dukuh Caringin, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

    7. Wasiroh, 38, Kampung Cibentang, Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

    8. Torikin, 35, warga Kampung Ciasem RT 01 RW 04, Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

    9. Paul, 8, warga Desa Cibentang RT 01 RW 01, Kampung Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

    10. Waryati, 36, warga Cibentang RT 01 RW 0, Kampung Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

    11. Rojak, 36, warga Desa Cibentang RT 01 RW 01, Kampung Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.