Menag: Slamet Effendy Yusuf Konsisten dalam Kerukunan dan Perbaikan Haji

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) KH Slamet Effendi Yusuf meninggal dunia pada Rabu, 2 November 2015 di Bandung.

    Ketua Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) KH Slamet Effendi Yusuf meninggal dunia pada Rabu, 2 November 2015 di Bandung.

    INFO NASIONAL - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan duka mendalam dan mengaku  kehilangan atas meninggalnya Ketua Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) KH Slamet Effendi Yusuf pada Rabu, 2 Desember 2015 pada pukul 23.00 WIB di Bandung. 

    “Saya mengenal almarhum sebagai sosok yang rajin dan konsisten dalam membangun kerukunan umat beragama di Tanah Air,” kata Menag, Kamis, 3 Desember 2015. 

    Menurut Menag, almarhum adalah sosok politisi yang senantiasa menempatkan agama dalam konteks ke-Indonesiaan. “Wawasan kebangsaan yang dimilikinya menyebabkan almarhum selalu mengaitkan ke-Islaman dengan ke-Indonesiaan,” ujar Menag.

    Semasa hidupnya, almarhum Slamet dikenal sebagai aktivis.  Ia tercatat sebagai Ketua Umum GP Anshor Nahdlatul Ulama selama dua periode. Almarhum juga pernah menjadi anggota DPR  RI dan  Pengurus MUI Pusat. Saat ini, almarhum  tercatat sebagai  Wakil Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama.

    Selain itu,  almarhum juga dipercaya sebagai Ketua Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) dan Dewan Pembina Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI). Menag Lukman menilai kontribusi almarhum dalam meningkatkan kualitas haji besar. “Sebagai Amirul Hajj dalam dua kali musim haji terakhir, saya banyak menerima masukan perbaikan dari almarhum,” ucapnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?