Rekaman Setya, Riza: Freeport Jalan, Kita Beli Private Jet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Riza Chalid. Twitter.com

    Riza Chalid. Twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sidang perdana Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat terkait dengan kasus pencatutan nama Presiden Joko Widodo yang diduga dilakukan Ketua DPR Setya Novanto digelar hari ini, Rabu, 2 Desember 2015. Mahkamah akhirnya memutuskan membuka rekaman percakapan antara Ketua DPR Setya Novanto, bos PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, dan pengusaha M. Riza Chalid.

    Dalam percakapan yang terjadi pada 8 Juni 2015 itu, Riza menyebut nama Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, yang saat itu menjabat Kepala Staf Presiden. Riza berencana menemui Luhut.

    Jadi Freeport jalan, bapak itu bisa terus happy, kita ikut-ikutan bikin apa. Kumpul-kumpul. Gua gak ada bos, nggak usah gedek-gedek. Ngapain gak happy. Kumpul-kumpul. Kita golf. Gitu, Kita beli private jet yang bagus, representatif. Untuk kumpul-kumpul paling 1 juta dolar,” kata Riza dalam rekaman kepada Novanto.

    Riza melanjutkan, “Buat kita itu tak ada yang rakus. Ini mutual benefit, konsepnya mutual benefit. Barangnya kita semua. Kita semua kerja. Freeport 51 kasih kita lokal, support financing. Ya, Pak?

    Novanto membalas Riza. Dia mengatakan, kalau Freeport berani menjamin, semua urusan akan berjalan lancar, termasuk soal pinjaman dari bank.

    Riza melanjutkan, ia yakin Freeport akan mendapat dukungan dari Presiden Jokowi. Riza menyebut, “Kalau sampai Jokowi nekat nyetop, jatuh dia.”

    BAGUS PRASETIYO

    Baca juga:
    3 Hal Ini Bikin  Ketua DPR Setya Novanto Sulit Ditolong!
    Selidiki Setya Novanto, Jaksa Agung: Ada Pemufakatan Jahat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.