Pilkada, KPU Sesumbar Siapkan 1.000 Template Pemilih Tunanetra

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga tuna netra melihat nomer antrian saat akan memberikan hak suaranya di TPS 06 Gedung Wyata guna, Kelurahan Pasirkaliki, Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/4). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Seorang warga tuna netra melihat nomer antrian saat akan memberikan hak suaranya di TPS 06 Gedung Wyata guna, Kelurahan Pasirkaliki, Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/4). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Padang - Komisi Pemilihan Umum Sumatera Barat meyiapkan seribuan alat bantu berupa template untuk pemilih tunanetra dalam pemilihan kepala daerah yang akan berlangsung pada 9 Desember mendatang.  "Surat suaranya sama. Tapi mereka dibantu template," kata Koordinator Divisi Logistik KPU Sumatera, Bara Fikon, Selasa, 1 Desember 2015.

    Menurut Bara, surat suara dimasukkan ke template atau alat bantu yang sudah menggunakan huruf Braille itu, sehingga pemilih tunanetra tinggal meraba untuk mengetahui dan memilih pasangan calonnya.

    Template ini diproduksi sebanyak jumlah TPS, yaitu 11.121 buah. Jadi setiap TPS memiliki satu template. "Kami belum mengetahui jumlah pasti pemilih tunanetra. Makanya kami sediakan saja satu template di setiap TPS," ujarnya.

    Bagi tunanetra yang tidak bisa menggunakan huruf Braille, KPU juga menyediakan formulir C3, persetujuan bantuan untuk pendamping dalam memilih. Jadi petugas atau KPPS bisa mendamping pemilih tunanetra dalam memilih di bilik suara.

    Bara mengatakan TPS yang akan didirikan juga akan ramah terhadap penyandang disabilitas. Misalnya ruangan lebih besar, agar yang menggunakan kursi roda bisa masuk ke bilik TPS.  "Tata letak meja pencoblosan dan kotak suara yang bisa dijangkau semua orang," ujarnya.

    Sementara itu, KPU Sumatera Barat mengklaim persiapan pelaksaan pemilihan sudah mendekati 90 persen. "Persiapan kami sudah mencapai 90 persen," ujar Ketua KPU Sumatera Barat Amnasmen kepada Tempo, Senin, 30 November 2015.

    Menurut Amnasmen, semua surat suara sudah tiba di KPU kabupaten dan kota. Saat ini mereka sedang mengepak surat suara ke dalam kotak suara. Pada awal Desember, surat suara tersebut mulai didistrisbusikan ke kecamatan dan TPS.

    Selain itu, menurut dia, KPU masih mengawal proses kampanye yang akan berlangsung hingga 5 Desember mendatang sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam proses tahapan pilkada 2015. "Kami juga sedang membekali KPPS di seluruh Sumatera Barat untuk melakukan proses pemungutan suara dan rekapitulasi suara di TPS pada 9 Desember 2015," ujarnya.

    Bara Fikon mengatakan surat suara pengganti sebanyak 43.832 lembar sudah didistribusikan kembali ke kabupaten dan kota. Termasuk surat suara tambahan untuk daftar pemilihan tambahan (DPTb) sebanyak 8.000 lembar. "Saat ini surat suara sudah mulai di-packing untuk didistribusikan mulai awal Desember ini," ujarnya, Senin, 30 November 2015.

    Menurut dia, distribusi akan mulai dilakukan pada 1-8 Desember 2015. Distribusi diutamakan bagi daerah-daerah yang jauh.

    Namun, kata Bara, cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat akan menjadi kendala pendistribusian. Apalagi ada delapan kabupaten dan kota yang rawan karena, secara geografis, susah diakses. "Kabupaten dan kota yang rawan itu karena harus melewati sungai dan laut serta perbukitan yang rawan longsor saat intensitas hujan tinggi," ucapnya.

    Maka itu, untuk daerah-daerah yang rawan, pendistribusian akan dipercepatan. Awal Desember ini, logistik sudah mulai didistribusikan langsung ke PPS. 

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.