Heboh Rekaman Lengkap Setya, Wapres JK Siap Beberkan ke MKD

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) didampingi Menko Polhukam Luhut B Panjaitan bersiap menyentuh layar untuk membuka IPOC 2015 di Nusa Dua, Bali, 26 November 2015. Prospek harga kepala sawit tahun 2016 juga menjadi salah satu bahasan. ANTARA/Nyoman Budhiana

    Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) didampingi Menko Polhukam Luhut B Panjaitan bersiap menyentuh layar untuk membuka IPOC 2015 di Nusa Dua, Bali, 26 November 2015. Prospek harga kepala sawit tahun 2016 juga menjadi salah satu bahasan. ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presidan Jusuf Kalla disebut-sebut dalam transkrip rekaman utuh yang diduga antara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto dan pengusaha Riza Chalid. Setidaknya nama Kalla disebut tujuh kali dalam percakapan yang ditengarai terjadi dalam pertemuan antara Setya, Riza, dan petinggi PT Freeport Indonesia itu.

    Kalla mengaku siap memberikan keterangan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dengan rekaman yang mencatut namanya tersebut. "Kalaupun MKD mau datang, kami siap memberikan (jawaban)," katanya setelah menghadiri acara di Hotel Borobudur, Selasa, 1 Desember 2015.

    Kalla membantah ikut cawe-cawe dalam negoisasi perpanjangan kontrak Freeport. Karena itu, dia yakin namanya dan nama Presiden Joko Widodo hanya dicatut. "Kami tidak terlibat sama sekali," ucapnya.

    Transkrip rekaman lengkap percakapan yang diduga dilakukan Setya Novanto tersebut beredar di media sosial dalam bentuk infografik. Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said melaporkan kasus tersebut ke MKD dan menyerahkan rekaman percakapannya.

    Namun MKD menyatakan rekaman yang diserahkan Sudirman berdurasi 11 menit 38 detik. MKD mempertanyakan rekaman utuh percakapan karena lama pertemuan Setya dengan pihak Freeport mencapai dua jam.

    Setya Novanto sudah membantah mencatut nama Presiden Jokowi. Berkali-kali, ketika ditanya setelah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Novanto membantah telah mencatut. "Yang jelas saya selaku pimpinan DPR tidak pernah bawa-bawa nama Presiden atau mencatut nama Presiden," katanya, beberapa waktu lalu.

    ALI HIDAYAT

    Baca juga:
    Tiga Hal Ini  Bikin Setya Novanto Sulit Ditolong!
    Sidang Kasus Calo Freeport, Ada yang Gebrak Meja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.