Kuliner Makassar Diharapkan Genjot Pariwisata

Reporter

Editor

Budi Riza

Sejumlah pisang ijo disajikan diatas meja pada acara tradisional Vagansa di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, 28 November 2015. TEMPO/Iqbal Lubis

TEMPO.CO, Makassar – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto meminta pengusaha kuliner di Kota Makassar terus meningkatkan kualitas, inovasi dan promosi terhadap kuliner khas lokal.

Dia berharap ini bisa menarik para wisatawan semakin banyak yang datang. “Kuliner punya pengaruh besar terhadap kunjungan di Makassar. Jika seribu orang ditanya mau bikin apa di Makassar, pasti 900 orang ingin cari makan,” kata dia saat membuka acara Traditional Food Vaganza di Pantai Losari pada Sabtu lalu.

Danny juga meminta pengusaha kuliner untuk melakukan bimbingan dan pendampingan terhadap para pedagang kuliner skala kecil. Ini terutama mengenai standar rasa, higienitas, dan tampilan. “Kita punya banyak jenis makanan. Seperti pisang ijo, palu butung, biji nangka, dan masih banyak lagi yang harus diperkenalkan,” kata dia.

Menurut dia, pengembangan pariwisata ini akan semakin terbantu dengan pembangunan infrastruktur, yang menjadi fokus pembangunan tahun depan. Ini termasuk infrastruktur pariwisata. “Kita akan perbaiki semua pedesterian agar,” kata dia.

Dengan banyaknya kekayaan kuliner lokal ini, Danny berharap wisata kuliner bisa mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan dari 3,5 juta orang menjadi sekitar 7 juta wisatawan tahun depan. 

Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia Sulawesi Selatan, Lukman Gassing, mengatakan salah satu inovasi yang dilakukan pengusaha jasa boga adalah membuat 100 jenis makanan dari bahan dasar pisang ijo. “Sejarah pisang ijo ternyata didatangkan oleh perantau Tiongkok di pesisir Selayar lalu masuk ke Makassar,” kata dia.

Deputi Pengembanan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esti Reko Astuti mengatakan, siap membantu mempromosikan aneka khas kuliner dan potesi wisata yang dimiliki Makassar

“Kerja sama berbagai pihak akan terus dijalin guna menjaga kualitas, tingkat higienitas serta mutu kuliner kita. Dan jangan lupa story telling atau sejarah hadirnya kue tersebut juga menarik disampaikan kepada wisatawan," katanya.

MUHAMMAD YUNUS






Sarapan Bareng Erick Thohir, Sultan HB X Bahas Borobudur Sampai Jalan Tol

21 Februari 2022

Sarapan Bareng Erick Thohir, Sultan HB X Bahas Borobudur Sampai Jalan Tol

Gubernur DIY Sultan HB X dan Menteri BUMN Erick Thohir juga melakukan pertemuan dan pembicaraan empat mata secara tertutup.


Proyek Penataan Pulau Rinca Capai 94 Persen, tapi Tak Bisa Selesai Tepat Waktu

29 Juli 2021

Proyek Penataan Pulau Rinca Capai 94 Persen, tapi Tak Bisa Selesai Tepat Waktu

Pemerintah tengah melakukan penataan sarana dan prasarana wisata di Pulau Rinca untuk membuat kawasan wisata komodo yang terintegrasi.


Kemenhub Anggarkan Rp 1,2 T untuk Bangun Pariwisata Borobudur

6 Februari 2020

Kemenhub Anggarkan Rp 1,2 T untuk Bangun Pariwisata Borobudur

Kementerian Perhubungan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun untuk membangun infrastruktur pariwisata di Borobudur.


Dukung Pariwisata, PUPR Akan Bangun Trans Bangka Belitung

3 September 2019

Dukung Pariwisata, PUPR Akan Bangun Trans Bangka Belitung

Kementerian PUPR menyatakan, Trans Babel terdiri atas Trans-Bangka sepanjang 440 kilometer dan Trans-Belitung sepanjang 390 kilometer.


Dukung Danau Toba, Kemenhub Bangun 2 Kapal Ro-Ro dan 5 Dermaga

14 Oktober 2017

Dukung Danau Toba, Kemenhub Bangun 2 Kapal Ro-Ro dan 5 Dermaga

Kemenhub mendukung Danau Toba sebagai tujuan pariwisata dunia.


Genjot Pariwisata, Jokowi: Pelabuhan Internasional Mendesak

4 Oktober 2017

Genjot Pariwisata, Jokowi: Pelabuhan Internasional Mendesak

Ketiadaan pelabuhan internasional menjadi perhatian Presiden Jokowi karena bakal mempengaruhi jumlah wisatawan mancanegara.


Dukung Pariwisata, Kemenhub Genjot Pembangunan Infrastruktur di 3 Destinasi

1 Oktober 2017

Dukung Pariwisata, Kemenhub Genjot Pembangunan Infrastruktur di 3 Destinasi

Bandar Udara di Kulonprogo ditargetkan mulai beroperasi pada 2019 untuk mendukung pariwisata di Yogyakarta, Solo, dan Semarang.


Gaet Lebih Banyak Turis, Desa Gamelan Wirun Gandeng UGM dan Hotel  

22 September 2017

Gaet Lebih Banyak Turis, Desa Gamelan Wirun Gandeng UGM dan Hotel  

Desa Wirun yang dikenal dengan industri gamelannya menggandeng Universitas Gadjah Mada dan Jogjakarta Plaza hotel untuk meningkatkan pariwisata.


Garap Potensi Wisata, Kota Tangerang Luncurkan E-Plesiran  

16 Agustus 2017

Garap Potensi Wisata, Kota Tangerang Luncurkan E-Plesiran  

E-Plesiran juga terintegrasi dengan Google Maps yang bisa diakses masyarakat luas.


Patung Banteng Wulung di Gedung BEI Jadi Ikon Baru Pariwisata DKI

13 Agustus 2017

Patung Banteng Wulung di Gedung BEI Jadi Ikon Baru Pariwisata DKI

Patung Banteng Wulung seberat tujuh ton berasal dari kayu fosil berusia2,5 juta tahun.