Aturan Komisaris Asing, Jokowi Ingatkan Menteri Hanif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mendapat protes dari Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Fransiscus Welirang mengenai larangan perusahaan dalam negeri untuk mengangkat komisaris asing dalam acara Forum CEO 100 di Jakarta Convention Center. Dalam acara itu, Jokowi menjamin bahwa aturan itu sudah diselesaikan oleh Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri.

    "Coba dicek lagi, dua bulan lalu katanya sudah dibereskan. Itu kata menteri ke saya lho ya, sudah beres," kata Jokowi di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Kamis, 26 November 2015.

    Jokowi berjanji akan mengecek kembali apakah masalah itu benar-benar sudah diselesaikan. Ia bahkan mengatakan jika aturan itu belum diselesaikan akan memberikan dampak pada Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri. "Kalau belum beres, ada konsekuensi ke menterinya. Coba saya cek lagi," kata Jokowi.

    Dalam forum itu, Franky mengatakan aturan yang melarang orang asing menjadi komisaris hanya menyulitkan investor untuk berinvestasi di Indonesia, terutama di perusahaan terbuka. Pasalnya, para penanam saham mau tidak mau menjadi komisaris di perusahaan itu. "Padahal kami adalah emiten, jadi aturan ini pasti menyulitkan," katanya.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.