Minggu, 18 Februari 2018

Apa Saja yang Dilakukan Jokowi di Hari Guru ?

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 25 November 2015 20:01 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Apa Saja yang Dilakukan Jokowi di Hari Guru ?

    Presiden Jokowi memberi sambutan saat Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 24 November 2015. Tema "Guru Mulia Karena Karya" diharapkan dapat membawa Indonesia menuju masyarakat yang adil, makmur dan beradab. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengaku sangat terkejut bisa bertemu tamu istimewanya saat peringatan Hari Guru yang jatuh pada hari ini. Jokowi bisa bertemu dengan guru-gurunya semasa di SMP dan SMA, yang sudah hampir 40 tahun belum pernah dia temui.

    Dalam acara peringatan pada Selasa kemarin, Jokowi menghampiri para gurunya yang sengaja datang ke Istora Senayan, Jakarta. Dia merunduk dan mencium pipi guru bernama Sutoto, yang sudah sepuh dan harus duduk di kursi roda. “Saya kaget sekali masuk ke sini. Dihadirkan guru-guru saat di SMP dan SMA,” kata Jokowi.

    Saat memberikan sambutan, Jokowi pun menyebut satu per satu gurunya. Menurut dia, jasa dari gurulah yang membuat dia bisa menjadi orang nomor satu di Indonesia. "Saya sendiri adalah karya guru-guru saya dan kita semua merupakan karya dari guru-guru kita," katanya.

    Beberapa guru Jokowi yang datang pada acara peringatan hari guru tersebut, di antaranya guru saat SMP, Nurhayat dan Sutoto. "Lalu ada guru SMA saya, Pak Sudadi, guru Biologi saya. Lalu Ibu Sih Winarni dan yang saya ingat Ibu Ning, guru Kimia saya," kata Jokowi menyebut satu per satu gurunya.

    Setelah selesai, Jokowi kemudian mengajak gurunya makan siang di Istana Negara. Mereka bernostalgia membicarakan kenangan-kenangan Jokowi. Salah seorang guru Jokowi yang ikut dalam jamuan makan siang, Sutoto, berharap anak didiknya itu bisa menjadi Presiden Indonesia yang baik.

    Sutoto memiliki kenangan cukup manis tentang Jokowi. Menurut dia, semasa SMP, Jokowi merupakan salah satu muridnya yang cukup rajin. Yang paling membekas bagi Sutoto adalah anak didiknya itu sangat cinta pada ilmu matematika. "Dulu namanya ilmu ukur dan aljabar. Yang paling saya ingat, dia itu orangnya rajin membuat pekerjaan rumah," katanya.

    ANANDA TERESIA | FAIZ NASRILLAH


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Kekuatan Bom Nuklir Korea Utara versus Amerika dan Rusia

    Sejak 2006 Korea Utara meluncurkan serangkaian tes senjata nuklir yang membuat dunia heboh. Tapi, sebenarnya seberapa kuat bom mereka? Ini faktanya.