Apotek dan 2 Mobil Amblas di Tasikmalaya, Ini Penyebabnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jalan amblas / longsor. ANTARA/Syafril Adriansyah

    Ilustrasi jalan amblas / longsor. ANTARA/Syafril Adriansyah

    TEMPO.CO, Tasikmalaya - Satu rumah makan, apotek, dua mobil dan satu sepeda motor amblas terbawa longsor di Jalan Raya Tasikmalaya-Garut, tepatnya di Kampung Tagog, Desa Karangmukti, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu sore 25 November 2015. 

    Selain itu, ada satu warga yang diduga tertimbun longsor. "Kejadiannya pukul 15.15 WIB," kata Lia, salah seorang saksi mata saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu petang.

    Dia menjelaskan, sebelum bangunan terbawa longsor, daerah sekitar diguyur hujan deras selama satu jam. Saat apotek dan rumah makan amblas, kata Lia, bangunan sempat goyang.

    Pemilik apotek dan rumah makan menginstruksikan semua karyawan dan pengunjung meninggalkan bangunan. "Setelah pengunjung dan pegawai keluar bangunan, sekitar 2 menit dari sana bangunan terbawa longsor," jelas dia.

    Semua orang yang berada di rumah makan dan apotek, Lia menjelaskan, dalam kondisi selamat. Korban yang diduga tertimbun, kata dia, merupakan warga dari kampung tetangga yang tengah mandi di pancuran yang berada di bawah rumah makan.

    "Yang di apotek dan rumah makan selamat. Korban Pak Ujang sedang mandi di pancuran," katanya.

    Saksi lain, Ajo menambahkan, di bawah bangunan yang longsor merupakan kebun, kolam dan sawah. Daerah di sana, kata dia merupakan, daerah gembur. "Bangunan apotek dan rumah makan berdiri di atas tebing," katanya 

    Panjang longsoran, menurut Ajo, sekitar 50 meter. Sementara tinggi longsor setinggi 20 meter. "Pokoknya, delapan truk muat di halaman rumah makan. Cukup luas," katanya.

    CANDRA NUGRAHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.