Helikopter Jokowi, Super Puma Vs AW 101, Mana yang Unggul

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agustawestland 101, helikopter yang dibeli TNI AU untuk Jokowi. youtube.com

    Agustawestland 101, helikopter yang dibeli TNI AU untuk Jokowi. youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - TNI Angkatan Udara membeli helikopter Agusta Westland AW 101 buatan Inggris. Helikopter yang akan didatangkan pada tahun depan tersebut akan menggantikan Super Puma buatan PT Dirgantara Indonesia untuk menunjang mobilitas Presiden Joko Widodo.

    Pengamat penerbangan, Gerry Soejatman, mengatakan dua helikopter itu masing-masing mempunyai keunggulan. Namun, jika dari efisiensi, Gerry menilai AW 101 sangat mahal. “Harga bodongnya saja bisa mencapai US$ 45 juta,” kata Gerry saat dihubungi Tempo, 25 November 2015.

    Gerry mengatakan helikopter AW 101 didesain sekitar tahun 1980 dan mulai digunakan pada era 1999. Selain teknologinya yang lebih canggih dari Super Puma, helikopter ini juga dari segi desain lebih nyaman. Penumpang tak perlu merunduk saat akan keluar-masuk.

    SIMAK: Alasan KSAU Mengapa TNI AU Beli AW 101 Jadi Heli Jokowi

    Namun, meskipun dari segi teknologi dan desain lebih unggul dari Super Puma yang mulai dirakit sejak sekitar 1970, Indonesia belum memiliki teknisi untuk merawat atau memperbaiki helikopter AW 101 jika mengalami kerusakan.

    Sedangkan Super Puma, selain harganya lebih murah dan dibuat di dalam negeri, helikopter ini juga sudah cukup teruji karena terus mengalami perbaikan. “Tapi, misalnya terbang di daerah terpencil dan rusak, kalau Super Puma tinggal pesan saja dari Bandung dan teknisi sudah tersedia. Kalau AW mulai dari nol lagi,” ujar Gerry.

    Menurut Gerry, seharusnya pemerintah bisa melihat perbandingan lain seperti Super Puma buatan dalam negeri sebelum memutuskan memilih AW. “Menjadi tanda tanya, lucu saja, kemampuannya terlalu lebih, harusnya sesuai dengan kebutuhan,” tuturnya.

    Helikopter AW, kata dia, hanya digunakan empat kepala negara, di antaranya Nigeria, Algeria, Turkmenistan, dan Arab Saudi. Sedangkan Super Puma sudah diakui 32 negara. Bahkan ada sejumlah negara yang batal memesan AW karena beberapa kasus.

    SIMAK: Pengamat: Helikopter Baru untuk Jokowi Terlalu Mahal

    “Amerika Serikat pernah memesan tapi membatalkan karena dari segi perawatan dan pembenahan mahal. India juga pernah tapi batal karena ada skandal suap. Pemerintah India disogok,” ucap Gerry.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.