Bela Setya Novanto, Fadli Zon Tantang Sudirman Said Berdebat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fadli Zon, Setya Novanto, dan Donald Trump mengenakan topi khasnya.  TEMPO/Dhemas Reviyanto-AP/Brynn Anderson

    Fadli Zon, Setya Novanto, dan Donald Trump mengenakan topi khasnya. TEMPO/Dhemas Reviyanto-AP/Brynn Anderson

    TEMPO.COJakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon menantang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said untuk berdebat. Hal ini terkait dengan laporan Sudirman Said kepada Mahkamah Kehormatan Dewan atas kasus dugaan pencatutan nama Presiden oleh Ketua DPR Setya Novanto.

    "Yang justru salah dan melanggar undang-undang Sudirman Said," kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 24 November 2015.

    Menurut Fadli, pelanggaran yang dilakukan Sudirman adalah memperpanjang kontrak PT Freeport Indonesia. Selain itu, Fadli mempersoalkan transkrip rekaman percakapan antara Setya Novanto, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, dan pengusaha Riza Chalid yang dilaporkan Sudirman.

    Fadli mengatakan, dalam rekaman tersebut, tak ada pembahasan mengenai permintaan saham dengan mencatut nama Presiden yang dilakukan Setya Novanto. Fadli menantang Sudirman berdebat terbuka terkait dengan hal ini. "Kalau bisa entar malam," ujar Fadli.

    Menurut Fadli, lembaga eksekutif tidak bisa seenaknya melaporkan lembaga legislatif. Ia khawatir, jika ini dibiarkan, akan memberikan alasan ke depannya untuk dilakukan tuntutan-tuntutan serupa terhadap lembaga legislatif.

    MAWARDAH NUR HANIFIYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.