Kebun Binatang di Jambi Kedatangan Meong Congkok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kucing hutan (Prionailurus bengalensis). ANTARA/Regina Safri

    Kucing hutan (Prionailurus bengalensis). ANTARA/Regina Safri

    TEMPO.CO, Jakarta - Obyek wisata Kebun Binatang Taman Rimbo, Kota Jambi, Provinsi Jambi, menambah satu koleksi satwa, yaitu kucing hutan atau meong congkok (Felis bengalensis), untuk menyambut libur Natal dan tahun baru.

    Kepala Bagian Perawatan Satwa Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Rimbo Arif mengatakan satu ekor kucing hutan yang merupakan jenis satwa khas Jambi tersebut merupakan hibah dari seorang warga.

    "Kami mendapat tambahan koleksi kucing hutan, dan itu adalah hibah dari seorang warga dan kemudian kami rawat," ucap Arif di Jambi, Selasa, 24 November 2015.

    Satwa liar yang dilindungi tersebut saat ini telah ditempatkan di kandang koleksi dan dalam kondisi sehat.

    Selain itu, dalam menyambut libur Natal dan tahun baru, UPTD Taman Rimbo, yang mempunyai jumlah koleksi 300 ekor hewan, saat ini tengah berbenah. Salah satunya akan memasang akuarium besar untuk memamerkan koleksi ikan hias.

    "Kami juga akan mengaktifkan kolam renang dan kincir angin. Dan ini kami targetkan bisa dinikmati pengunjung pada libur Natal dan tahun baru mendatang," ujar Arif.

    Dengan adanya wahana baru tersebut, pihaknya berharap masyarakat berminat mengunjungi kebun binatang itu, sehingga jumlah pengunjung akan meningkat.

    Arif juga menuturkan Kebun Binatang Rimbo sempat sepi karena daerah itu diselimuti kabut asap. Namun saat ini kunjungan ke satu-satunya kebun binatang di Provinsi Jambi itu sudah berlangsung normal.

    "Saat musim kabut asap kemarin, tingkat kunjungan sempat menurun 75 persen, tapi sekarang sudah mulai normal," tutur Arif.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe