Kerabat Paku Alam IX: Keluarga Belum Bahas Rencana Pemakaman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DI. Yogyakarta, Paku Alam IX. TEMPO/Suryo Wibowo

    Wakil Gubernur DI. Yogyakarta, Paku Alam IX. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus Raja Puro Pakualaman Yogyakarta Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam IX wafat pada pukul 15.10 WIB, Sabtu, 21 November 2015, dalam usia 77 tahun.

    "Beliau wafat karena sakit sepuh (sakit tua), sempat keluar-masuk rumah sakit sebulan ini," ujar juru bicara Keluarga Besar Trah Pakualaman ”Hudyana” Yogyakarta, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Kusumoparastho, kepada Tempo.

    Paku Alam IX wafat, ujar Kusumo, setelah hampir sepekan ini kembali dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat dr Sardjito, Yogyakarta. "Tidak ada keluhan apa-apa sebelumnya pada keluarga," katanya.

    Almarhum KGPAA PA IX lahir Setu Pon 7 Mei 1938 (7 Mulud 1869 Jimawal), wafat dalam usia 77 tahun pada Sabtu Wage, 21 November 2015 (8 Sapar 1949 Jimawal).

    Kusumo menuturkan, pihak kerabat saat ini belum membicarakan kapan rencana pemakaman Paku Alam IX. "Soal waktu dan tempat pemakaman nanti kami umumkan, setelah rembuk keluarga dan kerabat," ujarnya.

    Catatan Tempo, Paku Alam IX yang bernama kecil Ambarkusumo, masih terlihat sehat saat mengikuti perayaan malam 1 Suro pertengahan Oktober lalu. Almarhum duduk terdepan dengan sejumlah kerabat inti Pakualaman menyaksikan wayang kulit hingga larut bersama ratusan warga.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.