Heboh Surat Sakti Setya Novanto: Lihat Saja Kop Suratnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Setya Novanto meninggalkan Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 17 November 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Setya Novanto meninggalkan Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 17 November 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Surat sakti atau katebelece kerap kali digunakan pejabat atau legislator untuk menekan perusahaan pelat merah. Kasus surat sakti Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto kepada PT Pertamina (Persero) terkait dengan kontrak tanki penyimpanan bahan bakar minyak PT Orbit Terminal Merak (OTM) di Merak salah satu faktanya.

    Berdasarkan pengakuan Ahmad Bambang, Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina, ternyata bukan hanya Setya Novanto saja yang mengirimkan surat. Menurut Ahmad, banyak anggota DPR yang mengirimkan surat ke perusahaan pelat merah itu.

    Dalam mengirimkan surat sakti itu, pejabat atau legislator biasanya tidak menggunakan kop surat lembaga atau institusi. "Anggota DPR punya kop surat sendiri di tengah, bukan di pinggir," begitu kata Ahmad di kantornya, Jumat, 20 November 2015.

    Menurut Ahmad, surat resmi DPR mempunyai kop surat di kiri dan punya nomor surat. Sementara surat pribadi masing-masing anggota berkop di tengah tanpa nomor surat DPR. Ahmad enggan menjelaskan lebih lanjut siapa saja anggota DPR yang mengirim surat ke Pertamina dan dalam urusan apa.

    AMIRULLAH

    BERITA MENARIK
    Dicurigai, Wanita Muslim Ini Sampai Diturunkan dari Pesawat
    Di Bandung, Tersangka Teroris Paris Jual Mobil: Untuk Apa?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.