Unjuk Rasa di Depan Kedubes AS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Aksi unjuk rasa menentang serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Irak di Kedubes AS di Jakarta, terus mengalir hingga Minggu (23/3) siang. Hari ini beberapa organisasi massa, seperti Garda Keadilan, Front Pembela Islam, dan Serikat Mahasiswa Jakarta memulai aksinya sejak pukul 10.00 WIB. Aksi, pertama dimulai ratusan massa dari Garda Partai Keadilan, yang membawa bendera partai dan spanduk-spanduk menentang serangan AS dan sekutunya . Sebagian peserta aksi dari Garda Keadilan juga terdiri dari kaum perempuan berpakaian muslimah, dan anak-anak. Tidak lama kemudian puluhan orang dari Front Pembela Islam juga turut bergabung dalam aksi tersebut. Setengah jam kemudian puluhan anggota Serikat Mahasiswa Jakarta, bergabung. Mereka berorasi dan menyanyikan yel-yel mengecam invasi AS ke Irak. Mereka juga meminta agar hubungan diplomatik dengan AS dan sekutunya, yaitu Inggris dan Australia, dihentikan. Massa terus bertambah saat iring-iringan sepeda motor dari Kelompok Pecinta Otomotif Indonesia datang ke lokasi. Mereka menghentikan kendaraannya di depan Kedubes AS selama 20 menit, untuk memberikan dukungan atas aksi tersebut. Peserta aksi, kemudian membubarkan diri pada 12.40 WIB. Sebagian meninggalkan JL Merdeka Selatan, namun sebagian lagi, masih bertahan di seputar Kedubes AS yang dipenuhi para pedagang kaki lima. Kabarnya, kelompok FPI akan kembali melakukan aksi, siang ini. Sementara sebagian massa membubarkan diri, ada sekitar puluhan peserta aksi yang tetap bertahan, sambil menebarkan spanduk dan bendera tepat di pagar kawat depan gedung kedutaan besar. (Dimas Adityo Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.