Menteri ESDM Dipanggil Menghadap Jokowi ke Istana, Ada Apa?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sudirman Said. TEMPO/Subekti

    Menteri Sudirman Said. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said diundang Presiden Joko Widodo ke Istana Negara. Sudirman tampak terburu-buru dan berusaha menghindari serbuan pewarta yang ingin menanyakan tujuan kedatangannya.

    Sudirman membantah jika kedatangannya ke Istana untuk menyampaikan pelaporan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto terkait dengan lobi perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia. Dia mengklaim bertemu dengan Presiden untuk menyampaikan hal lain.

    "Saya melaporkan pertemuan menteri energi di Paris dalam International Energy Agency yang baru mengukuhkan kami sebagai anggota," kata Sudirman di Istana Negara, Jumat, 20 November 2015. "Mau lapor perkembangannya dan persiapan yang akan berlangsung akhir bulan."

    Saat ditanya apakah akan memberikan keterangan kepada Presiden terkait dengan pelaporan Setya ke Mahkamah Kehormatan Dewan, Sudirman mengelak. Dia bersikukuh bahwa pertemuannya dengan Presiden untuk melapor terkait dengan pertemuan semua menteri energi di Paris.

    Sebelumnya, Sudirman melaporkan Setya MKD atas dugaan lobi perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia. Laporan yang diserahkan Sudirman itu disertai bukti percakapan tiga orang yang terdengar mencatut nama Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan.

    Luhut menuturkan pelaporan yang dilakukan Sudirman ke MKD tanpa izin Jokowi. Luhut menilai seharusnya Sudirman lebih dulu melakukan koordinasi dan meminta izin Presiden sebelum melaporkan Setya ke MKD.

    REZA ADITYA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.