Menjelang Pilkada, Polres Pangkep Gelar Doa dan Zikir Bersama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pilkada. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi Pilkada. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Makassar - Kepolisian Resor Pangkajene Kepulauan (Pangkep) menggelar doa dan zikir bersama di aula Markas Polres Pangkep, Kamis, 19 November 2015. Hajatan itu dilakukan untuk meminta pertolongan Tuhan agar setiap tahapan pelaksanaan pilkada Pangkep berlangsung aman dan lancar.

    "Doa dan zikir bersama itu dilakukan agar pilkada nanti berjalan damai dan lancar," kata Kepala Polres Pangkep Ajun Komisaris Besar M. Hidayat.

    Dalam kegiatan religi itu, Polres Pangkep mengundang semua pihak, di antaranya pejabat bupati, komandan kodim, kepala kejaksaan negeri, ketua DPRD, unsur muspida, masing-masing pasangan calon, para ketua partai, ketua KPUD, ketua panwaslu, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, dan komunitas. "Kami ingin menggandeng semua pihak menyukseskan pesta demokrasi ini," ujarnya.

    Dalam kegiatan itu, aparat Polres Pangkep dan undangan melaksanakan salat magrib dan isya secara berjemaah. Rentang waktu antara salat magrib dan isya itulah yang dimanfaatkan pihaknya untuk menggelar doa dan zikir bersama, yang dipimpin KH Abdul Hamid Jamaluddin Assaqaf.

    Hidayat menjelaskan, doa dan zikir bersama penting dilakukan sebagai upaya menciptakan pilkada damai. Menurut dia, ikhtiar dan pelbagai program untuk menciptakan pilkada damai mesti dibarengi dengan doa.

    Polres Pangkep diklaim terus mematangkan persiapan pengamanan pilkada. "Kami bahkan sudah menggelar konvoi show of force pasukan pengamanan, Selasa lalu," ujar Hidayat.

    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.