Libur Panjang Akhir Tahun, KAI Operasikan Kereta Tambahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kereta commuter line. TEMPO/Bintari Rahmanita

    Ilustrasi kereta commuter line. TEMPO/Bintari Rahmanita

    TEMPO.CO, Jakarta - PT KAI (Persero) akan mengoperasikan sebanyak delapan KA tambahan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan mulai 20 Desember 2015 hingga 5 Januari 2016.

    "Delapan KA tambahan tersebut menyediakan 8.760 seat (tempat duduk). KAI menetapkan masa angkutan Natal dan Tahun Baru selama 17 hari," kata Senior Manager KAI Daops I Jakarta, Bambang S. Prayitno, dalam siaran pers di Jakarta, Kamis, 19 November 2015.

    Delapan KA tambahan tersebut yaitu KA Argo Lawu tujuan Gambir-Solo Balapan, KA Argo Muria Gambir-Semarang Tawang, KA Kertajaya Pasar Senen-Pasar Turi, KA Kutojaya Utara Pasar Senen-Kutoarjo, KA Madiun Pasar Senen-Madiub, KA Cireks Pasar Senen-Cirebon, KA Cireks (fakultatif) Gambir-Cirebon, dan KA Argo Jati Gambir-Pasar Senen.

    Menurut Bambang, tingginya animo masyarakat menggunakan KA memasuki libur panjang tercermin dari tingkat isian pesanan tiket yang bahkan sudah ada yang mencapai 100 persen terutama untuk tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

    Sementara untuk tingkat okupansi KA tujuan Cirebon, Tegal dan tujuan Bandung rata-rata masih sekitar 70 persen.

    Berdasarkan data Rail Ticketing System, KA keberangkatan dari stasiun Gambir dan Pasar Senen untuk keberangkatan tanggal 20-22 Desember 2015 masih tersedia.

    Sedangkan untuk keberangkatan 23 Desember 2015 yang masih tersisa sekitar 70 persen yaitu keberangkatan dari Sta Gambir, seperti KA Argo Muria, KA Argo Jati, KA Argo Parahyangan, KA Cirebon Ekspres, KA Tegal Bahari.

    Sedangkan uuntuk keberangkatan Stasiun Pasar Senen tersisa Tegal Ekspres (Pasar Senen-Tegal) dan Kutojaya Tambahan (Pasar Senen-Kutoarjo) yang masih 40 persen.

    Untuk keberangkatan tanggal 24 Desember 2015 KA Argo Sindoro, Argo Jati, Argo Muria tambahan, Argo Parahyangan, Sembrani, Tegal Bahari, Purwojaya, Bogowonto, dan Madiun tambahan, masih tersisa sekitar 40 persen.

    Adapun untuk 25 Desember 2015 keberangkatan dari Stasiun Gambir masih tersedia antara 40-80 persen.

    Untuk KA keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen yang tersisa antara 40-70 persen adalah KA Serayu (Pasar Senen-Purwokerto), Tegal Arum (Pasar Senen-Tegal), Menoreh (Pasar Senen-Semarang), Senja Utama Solo (Pasar Senen-Solo), Fajar&Senja Utama Yogyakarta (Pasar Senen-Yogyakarta).

    Selanjutnya, Bogowonto (Pasar Senen-Yogyakarta), Gajah Wong (Pasar Senen-Yogyakarta), Sawunggalih (Pasar Senen-Kutoarjo), Majapahit (Pasar Senen-Malang), Jayabaya (Pasar Senen-Surabaya-Malang), Tegal Ekspres (Pasar Senen-Tegal), Kutojaya Tambahan (Pasar Senen-Kutoarjo), Madiun Tambahan (Pasar Senen-Madiun).

    "Data sisa tempat duduk akan selalu berubah dalam setiap waktu, dikarenakan online tikecting yang bisa dilakukan atau dibeli dimana saja. Untuk itu kami mengimbau pemesanan tiket sesuai identitas yang berlaku bagi yang akan bepergian, dan jika identitas tidak sesuai maka tiket dinyatakan tidak berlaku, pastikan jadwal keberangkatan dan tanggal keberangkatan KA dan pertimbangkan waktu tempuh perjalanan menuju stasiun keberangkatan KA," ujar Bambang.

    Ia menambahkan, pemesanan tiket dapat dilakukan mulai H-90 melalui berbagai channel, seperti Contact Center 121, tiket.kereta-api.co.id, aplikasi KAI Access pada ponsel, e-Kiosk, minimarket, kantor pos, pegadaian, agen resmi tiket KA, dan berbagai channel lainnya secara on-line.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.