Budi Gunawan: Hati-Hati Bali Menjadi Target Terorisme

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakapolri Komjen Polisi, Budi Gunawan. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Wakapolri Komjen Polisi, Budi Gunawan. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO, Denpasar – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komisaris Jenderal Budi Gunawan mengingatkan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bali untuk meningkatkan kewaspadaan terkait aksi terorisme yang belum lama ini terjadi di beberapa negara. Menurutnya, Bali adalah salah satu target dari terorisme di Indonesia.

    “Belajar dari bom Bali 1 dan 2, juga beberapa hasil pemantauan kami, maka daerah-daerah tertentu memang menjadi target. Diantaranya juga Bali. Oleh karenanya, kedatangan saya ke sini untuk mengecek antisipasi dari Polda Bali dan jajarannya masalah teroris ini,” kata Budi Gunawan saat meninjau kesiapan Polda Bali menjelang Pilkada serentak, di Markas Polda Bali, Denpasar, Kamis, 19 November 2015. “Seperti kita tahu, di Prancis dan beberapa tempat di Pakistan dan Afganistan, ada beberapa kelompok yang mengarah ke ISIS.”

    Menurut mantan Kapolda Bali itu, Bali dinilai sebagai salah satu provinsi yang penting untuk lebih dipantau keamanannya, karena Bali menjadi tujuan pariwisata dunia. “Posisi Bali yang strategis, tempat berkumpulnya semua (masyarakat dunia)," katanya. "Di Bali banyak obyek asing yang menjadi target."

    Budi Gunawan juga meminta pada masyarakat Bali untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terorisme di lingkungan warga. "Pada kesempatan ini kami juga minta pada seluruh masyarakat Bali untuk tetap meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya. “Kalau target (ancaman teror bom di Bali) pasti ada, justru itu kami harus menutup celah-celah tersebut. Karena, tipikal masyarakat Bali sangat welcome, sangat terbuka, dan sangat positive thinking.”

    Selain Bali, kata Budi Gunawan, juga ada sejumlah daerah lain yang rawan aksi terorisme. Sejumlah daerah itu antara lain adalah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Timur.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.