Antisipasi Banjir, Normalisasi Bengawan Solo Dipercepat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menunggui rumahnya yang dilanda banjir tahunan akibat luapan anak sungai Bengawan Solo di kabupaten Gresik, Jawa Timur, 7 Februari 2015. TEMPO/Artika Rachmi Farmita

    Warga menunggui rumahnya yang dilanda banjir tahunan akibat luapan anak sungai Bengawan Solo di kabupaten Gresik, Jawa Timur, 7 Februari 2015. TEMPO/Artika Rachmi Farmita

    TEMPO.CO, Bojonegoro - Proyek normalisasi plengsengan sepanjang 40 kilometer pada sungai anak Bengawan Solo, Bojonegoro, dipercepat penggarapannya. Di Kabupaten Bojonegoro terdapat sekitar 13 anak Bengawan Solo yang kerap mendatangkan banjir bandang dalam lima tahun terakhir ini.

    Anak Bengawan Solo yang melewati 18 kecamatan itu, antara lain Sungai Mekuris, Semar Mendem, Kalitidu, Gandong, Pacal, dan Kening. Sungai-sungai tersebut sering tak mampu menampung kiriman bah dari Solo, Sragen, Madiun, dan Ngawi.

    Menurut Kepala Dinas Pengairan Bojonegoro Edy Susanto, proyek normalisasi dikerjakan di 47 titik, di antaranya Kali Mekuris di Desa Piak, Simbatan, Pesen, dan Bogangin, Kecamatan Kanor sepanjang dua kilometer serta di Sumberrejo dan Sugihwaras sepanjang enam kilometer.

    Proyek normalisasi anak sungai juga dilaksanakan di Kecamatan Kepoh Baru, Dander, Padangan, Kasiman, Kalitidu, dan Ngraho. “Kita plengseng untuk mengurangi banjir,” ujar Edy, Kamis, 19 November 2015.

    Kecamatan Kanor yang selama ini menjadi titik paling rawan dilanda banjir luapan Bengawan Solo juga mendapatkan perhatian serius. Sebab, wilayah ini dibelah Sungai Merkuris yang paling rentan meluap.

    Menurut Camat Kanor, Subianto, proyek plengsengan bisa mengurangi risiko banjir dari luberan Sungai Mekuris. Karena hampir tiap tahun kecamatan dengan 25 desa itu jadi langganan banjir. "Jika tidak ada banjir, Kanor bisa menjadi daerah penghasil padi andalan Bojonegoro," katanya.

    SUJATMIKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.