Geger Novanto & Freeport: '#Papa Minta Saham' Jadi Populer

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi). REUTERS/Beawiharta

    Presiden Joko Widodo (Jokowi). REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta - Tokoh nasional, pejabat, politikus dan public figure lainnya merupakan sasaran empuk para pem-bully di media sosial. Kali ini giliran Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto menjadi sasaran risak di situs microblogging Twitter.

    Gara-gara dilaporkan oleh Sudirman Said, Menteri Energi dan Sumber Daya, karena disebut mencatut nama Presiden Joko Widodo terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia, Setya Novanto menjadi korban meme. Ia dirisak dengan kata-kata "papa minta saham".

    Semalam, netizen diramaikan oleh tagar #PapaMintaSaham di Twitter setelah muncul  transkrip pembicaraan Setya Novanto dengan beberapa orang terkait lobi perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia. Dalam sekejap meme yang dibuat netizen menjadi trending topic.

    Presiden Jokowi pun turut berkomentar. "Setelah papa minta pulsa, jadi diganti papa minta saham," kata Jokowi, di Istana Negara, Rabu, 18 November 2015. Sontak ratusan peserta yang hadir dan terdiri dari staf humas dari pemerintahaan dan swasta tertawa terbahak-bahak.

    Jokowi  mengklaim tak ada niat untuk menyindir Ketua DPR Setya Novanto terkait tagar #papamintasaham. Dia mengatakan hanya membaca di media sosial yang menjadi trending topic semalam. "Harus menghormati, dan tadi memang saya baca di trending topic, ya gitu saja. Ada papa minta pulsa, papa minta saham, gitu aja. Saya hanya baca gitu aja."

    Berikut ini beberapa cuitan netizen di tagar #PapaMintaSaham.

    Ulin Yusron(@ulinyusron):  Eh kau tak tahu malu. Tanpa basa basi mau ngajak happy happy. Dasar papa garong

    NEG (@negativisme): Sindikat mama minta pulsa sudah ketangkap, kalo papa minta saham freeport dan minta jatah ke pertamina bakal terungkap gak ya? Deg Deg

    Ahmad Gozali (@AhmadGozali): Mama minta pulsa. Papa minta saham."




    REZA ADITYA | SETIAWAN ADIWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.