Bunga Rafflesia Gadutensis Mekar di Bengkulu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah kamera mengabadikan foto bunga Rafflesia Arnoldi di hutan Bukit Daun Register V, Tebat Monok, Kepahiang, Bengkulu, (4/123). Bunga rafflesia tersebut mekar sejak empat hari lalu dan dimanfaatkan warga untuk mencari uang. TEMPO/Iqbal lubis

    Sebuah kamera mengabadikan foto bunga Rafflesia Arnoldi di hutan Bukit Daun Register V, Tebat Monok, Kepahiang, Bengkulu, (4/123). Bunga rafflesia tersebut mekar sejak empat hari lalu dan dimanfaatkan warga untuk mencari uang. TEMPO/Iqbal lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu bunga Rafflesia gadutensis ditemukan mekar di area kawasan wisata air terjun Kemumu Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Koordinator Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu Utara, Budi Rahmadi mengatakan bunga langka itu diperkirakan mekar sempurna pada Selasa, 17 November 2015.

    "Kami temukan mulai mekar hari ini tapi diperkirakan mekar sempurna besok," kata Budi saat dihubungi dari Bengkulu, Senin, 16 November 2015. Ia mengatakan hasil pengukuran diameter bunga berwarna merah jingga itu sudah mencapai 65 centimeter.

    Saat bunga dalam kondisi mekar sempurna, diperkirakan diameter bunga tersebut semakin bertambah. "Kami sudah membuat pengumuman atau papan informasi bagi pengunjung yang ingin melihat keunikan bunga ini," ucapnya.

    Anggota KPPL Bengkulu Utara lanjut dia juga bersedia mendampingi pengunjung yang ingin menikmati keunikan bunga langka tersebut. Objek wisata Kemumu berada dalam kawasan Hutan Lindung Boven Lais, Bengkulu Utara. Lokasi ini dapat diakses menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat selama satu setengah jam dari Kota Bengkulu.

    Budi mengatakan keberadaan puspa langka Rafflesia gadutensis di area objek wisata itu menambah kekayaan ekowisata yang dapat dinikmati pengunjung di lokasi tersebut. "Selama ini pengunjung hanya menikmati keindahan air terjun saja dan bermain air, tapi sekarang bertambah dengan melihat keindahan bunga rafflesia," kata dia.

    Menurut Budi, habitat rafflesia di kawasan itu masih terjaga dengan baik dan pihaknya juga meningkatkan pengamanan sehingga bunga langka itu aman dari gangguan satwa liar maupun tangan jahil manusia. "Kami perkirakan bunga mekar ini masih bisa dinikmati hingga empat hari ke depan," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.