Erupsi Anak Rinjani, Bandara Lombok Kembali Ditutup  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak Gunung Rinjani, Gunung Barujari menyemburkan material vulkanik terlihat dari Danau Segara Anak, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, 9 November 2015. ANTARA/HO/Mutaharlin

    Anak Gunung Rinjani, Gunung Barujari menyemburkan material vulkanik terlihat dari Danau Segara Anak, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, 9 November 2015. ANTARA/HO/Mutaharlin

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan kembali harus menghentikan penerbangan dari dan menuju Lombok menyusul meningkatnya erupsi Gunung Barujari, anak Gunung Rinjani, di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Erupsi itu menimbulkan  abu vulkanis yang membahayakan aktivitas penerbangan.

    “Sesuai Notam Nomor B2770/15; B2771/15 dan C3563/15; C3564, Bandara Internasional Lombok Praya dan Bandara Selaparang Lombok penutupannya diperpanjang sampai Kamis, 12 November 2015, pukul 08.45 WIB karena masih terdampak aktivitas Gunung Rinjani,” kata juru bicara Kementerian Perhubungan, Julius Andravida Barata, dalam siaran pers tertulisnya pada Rabu, 11 November 2015.

    Sementara itu, Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, dan Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, telah dibuka kembali dan beroperasi normal hari ini, Selasa, 11 November 2015. Kementerian Perhubungan akan terus memantau perkembangan situasi dan kondisi dari erupsi anak Gunung Rinjani tersebut, khususnya Bandara Internasional Lombok, yang sampai hari ini hingga besok masih ditutup.

    Penerbangan dari dan menuju Lombok akan dilayani setelah Bandara Internasional Lombok tersebut dinyatakan dibuka kembali oleh otoritas yang berwenang. 

    DESTRIANITA K


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.