Minggu, 22 September 2019

Kebakaran Hutan Riau: Polisi Ungkap Dalang, Ini Daftarnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan mahasiswa Universitas Riau berunjuk rasa sebagai bentuk keprihatinan terhadap bencana kabut asap kebakaran lahan dan hutan, di Kota Pekanbaru, Riau, 23 Oktober 2015. Mahasiswa menuntut Presiden Jokowi bersikap tegas dalam penegakan hukum pembakaran hutan. ANTARA/FB Anggoro

    Ratusan mahasiswa Universitas Riau berunjuk rasa sebagai bentuk keprihatinan terhadap bencana kabut asap kebakaran lahan dan hutan, di Kota Pekanbaru, Riau, 23 Oktober 2015. Mahasiswa menuntut Presiden Jokowi bersikap tegas dalam penegakan hukum pembakaran hutan. ANTARA/FB Anggoro

    TEMPO.COJakarta - Kejaksaan Tinggi Riau menerima 45 berkas pelimpahan perkara kasus kebakaran hutan dan lahan dari Kepolisian Daerah Riau. Dari jumlah itu, 42 berkas menjerat perorangan dan tiga berkas melibatkan korporasi.

    "Tidak ada kendala dalam proses hukum, semuanya berjalan sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Riau Mukhzan saat ditemui Tempo, Senin, 9 November 2015.

    DRAMA HIDUP ELY SUGIGI
    Ely Sugigi Pamer Jadi Ratu Sehari: Ketimbang Ngemis!
    Drama Hidup Ely Sugigi, dari Pembantu, Alay-alay & Suami Muda

    Ada 12 perkara dalam proses pemberitahuan dimulainya penyidikan dari kepolisian, lalu delapan berkas dalam tahap I atau penyerahan awal. Sebanyak lima berkas perkara dalam tahap pengembalian kepada Kepolisian untuk petunjuk selanjutnya, atau P19.

    Kemudian lima berkas perkara dalam proses persidangan di pengadilan dan lima perkara lainnya dalam proses penuntutan. "Sebanyak sepuluh perkara sudah inkracht," ujarnya.

    SIMAK PULA
    Lebih Ganteng, Sammy Simorangkir Bantah Bedah Plastik

    Setelah Tower Palangkaraya Roboh, Warga Diimbau Hemat Listrik

    Untuk korporasi, ada dua perusahaan kelapa sawit, yakni PT PLM dan PT ASL, di Indragiri Hulu yang masih dalam tahap pemberitahuan penyidikan di kepolisian. "Sedangkan satu berkas perkara atas nama PT LIH sudah P19," tuturnya.

    Juru bicara Kepolisian Daerah Riau, Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo, menyebutkan, sepanjang Januari hingga 23 Oktober 2015, polisi menangani 71 laporan terkait dengan kasus kebakaran hutan dan lahan. "Sebanyak 53 laporan dari perorangan dan 18 laporan dari korporasi," ucapnya.

    BACA JUGA
    STAN Kini Resmi Menjadi Politeknik Keuangan Negara
    Pidato Bung Tomo, Dimulai Lagu Tiger Shark Lalu Allahu Akbar

    Kata Guntur, sebanyak 67 orang ditetapkan tersangka, baik dari perorangan maupun perwakilan korporasi. "Jumlah lahan terbakar mencapai 5.906 hektare," ujarnya.

    Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau membuat kabut asap pekat menyelimuti daerah itu hampir tiga bulan lamanya. Aktivitas perekonomian masyarakat lumpuh, penerbangan di bandara terganggu, sekolah terpaksa diliburkan, serta ribuan warga Riau terserang ISPA. Kondisi udara berangsur pulih setelah wilayah Riau memasuki musim hujan sejak dua pekan terakhir.

    RIYAN NOFITRA

    BERITA MENARIK
    Sebentar Lagi, Orang Cukup Bercinta dengan Robot Seksi Ini?
    Geger Uang Lobi Jokowi Ketemu Obama: Ini Reaksi Istana


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.