Pejabat Gabung ISIS: Selain Dwi Djoko, 25 Orang Ini di Mana?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bendera ISIS/ISIL. Wikipedia.org

    Ilustrasi bendera ISIS/ISIL. Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Keluarga Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu Badan Pengusahaan Batam Dwi Djoko Wiwoho mengatakan Dwi tidak pergi ke Turki hanya dengan ketiga anak serta istrinya. "Dia pergi bersama 26 orang lain dalam satu rombongan," kata saudara kandung Dwi yang enggan disebut namanya kepada Tempo, Senin, 9 November 2015.

    Dia mengatakan 26 orang yang pergi bersama Dwi adalah keluarga dari istri Dwi, mulai dari ibu mertua yang duduk di kursi roda, kakak-kakaknya beserta keluarga, keponakan, hingga seorang balita berumur 1 tahun. Kepergian rombongan tersebut diatur oleh kakak ipar Dwi yang bernama Iman Santosa.

    BACA JUGA
    Sebentar Lagi, Orang Cukup Bercinta dengan Robot Seksi Ini?
    Rossi Akan Nikahi Kekasih Cantiknya, Pacar Lorenzo pun Seksi

    Iman memesan tiket perjalanan ke Turki di sebuah travel di Jakarta. Ia juga memesan hotel di travel berbeda. Namun Iman tidak membeli tiket atas namanya sendiri. "Ada mantan anak buah Iman yang dimintai tolong mencarikan penjual tiket," kata saudara Dwi. Ia mendapat informasi itu langsung dari penyedia jasa travel yang digunakan Iman. "Dia memesan tiket tanpa paket tur."

    Sebelum berangkat ke Turki, Dwi sempat berpamitan kepada ibunya. "Ibu saya kaget waktu tahu Dwi berangkat bersama 25 orang lainnya," ujar saudaranya itu. Ibu Dwi kemudian berpesan kepada anaknya untuk tidak macam-macam dan berjanji untuk pulang. "Iya, Bu, saya pulang," ucap Dwi kepada ibunya.

    SIMAK

    Geger Uang Lobi Jokowi Ketemu Obama: Ini Reaksi Istana
    Mobil Jaguar RI-6 Setya Novanto Bikin Heboh DPR

    Keluarganya telah melaporkan kehilangan Dwi ke Kepolisian Daerah Metro Jaya serta Departemen Luar Negeri. Namun hingga kini belum ada perkembangan dari kedua instansi tersebut. Saat menuggu kabar saudaranya, keluarga dikejutkan dengan pernyataan BNPT yang memastikan Dwi terlibat ISIS.

    Pejabat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengatakan mereka telah mengindentifikasi keterlibatan Dwi sejak beberapa bulan lalu. BNPT memastikan 85 persen Dwi terlibat ISIS. Lembaga tersebut juga mengatakan bahwa kini Dwi dan keluarga diduga berada di Irak.

    VINDRY FLORENTIN

    BERITA MENARIK

    Lihat, 14 Seleb Tanpa Make-Up, Masih Cantik? Jangan Kaget

    Suami ke Masjid, Istrinya Nyaris Jadi Korban Nafsu Anak SMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.