Sidang Perdana, Rekan Tak Bisa Dampingi Rio Capella  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Patrice Rio Capella memasuki mobil tahanan usai diperiksa di KPK, Jakarta, 23 Oktober 2015. Rio Capella terseret dalam kasus yang melibatkan Gubernur Sumut non aktif, Gatot Pujo Nugroho . TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Patrice Rio Capella memasuki mobil tahanan usai diperiksa di KPK, Jakarta, 23 Oktober 2015. Rio Capella terseret dalam kasus yang melibatkan Gubernur Sumut non aktif, Gatot Pujo Nugroho . TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat fraksi Partai NasDem, Patrice Rio Capella, akan menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, hari ini Senin, 9 November 2015. Agenda sidang hari ini adalah pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum. Namun, tampaknya tersangka kasus dugaan suap itu bakal menjalani sidang tanpa kehadiran dukungan rekan-rekannya. 

    Rekan Rio di DPR mengatakan tak bisa menghadiri sidang perdana tersebut. "Kami sedang reses di Dapil," kata Wakil Ketua Fraksi NasDem, Johnny G. Plate, saat dihubungi Tempo, Minggu, 8 November 2015. Johnny tengah berada di daerah pemilihannya di Nusa Tenggara Timur.

    Johnny berharap, Pengadilan Tipikor berjalan sesuai aturan hukum. "Dan adil bagi segenap pencari keadilan," ujar anggota Komisi Keuangan dan Badan Anggaran (Komisi XI) ini. Menurut dia, proses hukum terhadap Rio kini berjalan. "Kami tentu prihatin dan berharap juga Rio memperoleh keadilan sesuai aturan hukum di negara ini. Dan dijauhkan dari berbagai intervensi termasuk intervensi politik."

    KPK mengumumkan Rio sebagai tersangka pada Kamis, 15 Oktober 2015. Selain Rio, dua tersangka lainnya adalah Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan istrinya, Evy Susanti. Rio diduga menerima dana Rp 200 juta dari Gatot dan Evy. Uang itu dititipkan Evy melalui kawan Rio yang juga pegawai magang di kantor pengacara OC Kaligis, Fransisca Insani Rahesti.

    Pemberian itu diduga terkait dengan masalah hukum yang membelit Gatot yaitu penyelidikan kasus dana Bantuan Sosial Provinsi Sumatera Utara yang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan atau Kejaksaan Agung.

    Rio resmi menjadi tahanan KPK pada Jumat, 23 Oktober 2015. Seminggu berikutnya, KPK melimpahkan berkas perkara Rio dari tim penyidik kepada tim jaksa penuntut umum, Jumat, 30 Oktober 2015.

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.