Kantor BNN Dipindah, Buwas: Hotel Indonesia Mungkin Bisa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Besar Budi Waseso mengaku belum mengetahui lokasi kantor BNN yang baru. "Saya belum tahu. Terserah Bapak Presiden sajalah itu," kata Buwas--sapaan akrab Budi Waseso--saat ditemui dalam acara penempelan stiker “Stop Narkoba” di lokasi Car-Free Day pada Minggu, 8 November 2015.

    Menurut Buwas, dia tidak memiliki permintaan khusus kepada Presiden Joko Widodo dalam menentukan lokasi gedung baru lembaganya. Dia menyerahkan keputusan itu sepenuhnya kepada Jokowi. "Mau ditaruh di mana saja, saya terima," ucap Buwas.

    Buwas pun tidak tahu-menahu akan rencana pemindahan kantor BNN ke Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang kabarnya tengah disurvei pemerintah. "Hotel Indonesia di depan itu mungkin bisa dibuat kantor BNN kalau diserahkan ke saya," tutur Buwas sambil menunjuk hotel yang berada di depan lokasi penempelan stiker tersebut sembari tertawa.

    Pada Jumat kemarin, Buwas mengatakan kantor BNN akan diambil Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI beberapa waktu yang akan datang. Menurut Buwas, belum ada lokasi yang ditawarkan Jokowi sebagai pengganti kantor BNN. Meski begitu, Jokowi tengah mengusahakan tempat baru untuk BNN.

    Buwas mengaku tidak mempermasalahkan dengan keputusan tersebut. Menurut Buwas, gedung yang selama ini ditempati BNN merupakan aset Polri yang dipinjamkan ke BNN. Rencananya, gedung BNN akan direnovasi dan diubah menjadi kantor Badan Reserse Kriminal Polri.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.