Bantah Mundur, Menteri Susi Akui Terima Banyak Tekanan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti memberikan keterangan pers seusai rapat pertama Satuan Tugas (Satgas) Kepresidenan terkait pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal di Jakarta, 2 November 2015, ANTARA FOTO

    Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti memberikan keterangan pers seusai rapat pertama Satuan Tugas (Satgas) Kepresidenan terkait pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal di Jakarta, 2 November 2015, ANTARA FOTO

    TEMPO.CO , Pangandaran:Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti membantah akan mundur dari jabatannya. Susi mengatakan, akan tetap mengabdi kepada negara sebagai menteri.

    "Selama kalian (wartawan) baik dan tidak usil ke saya, saya tidak akan mundur. Insya Allah, doain saja," kata dia usai penyerahan alat berat Jumat 6 November 2015.

    Disinggung adanya tekanan dari pihak luar agar dirinya mundur, Susi menjelaskan, tekanan lumayan banyak. Dia meminta masyarakat Indonesia mendukung supaya tetap bertahan.

    "(Tekanan) banyak, kadang-kadang kesel, capek setelah bekerja, diomelin orang," ujarnya.

    Ikhwal kabar akan mundurnya Susi, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jeje Wiradinata meminta Susi jangan mundur. Kata dia, Susi sudah memulai tradisi yang sangat luar biasa dalam mengamankan laut.

    "Selama republik ini berada, laut kita tidak pernah dijaga bener. Dia menjaganya dari penjarahan, pencurian ikan, mengeluarkan beberapa Permen terkait pelestarian laut," katanya.

    Menurut Jeje, Susi berani berhadapan, dan didemo saat kebijakannya tidak populis. "Jarang orang seperti itu," ucapnya.

    Kepada Jeje, Susi pernah curhat terkait pekerjaannya. Susi, kata Jeje, merupakan orang yang tidak pernah kenal protokoler selama hidupnya, dan menadapat kehormatan dengan cara-cara birokrasi. "Dia nggak bisa seenanknya naik motor lagi. Mungkin karena itu (tersiar kabar Susi mundur)," katanya. Curhatan ini disampaikan Susi kepada Jeje sekitar enam bulan lalu.

    Kunjungan Susi ke Pangandaran untuk menyerahkan bantuan alat berat kepada koperasi unit desa (KUD) di Kampung/Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat 6 November 2015. Bantuan itu diberikan kepada KUD nelayan.

    CANDRA NUGRAHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.