Reshuffle Kabinet, Teten: Jokowi Tahu Menteri yang Dibutuhkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joko Widodo (kiri) bersama Ketum Golkar Aburizal Bakrie, beri keterangan pers seusai pertemuan tertutup empat mata, di Restoran Kuntskring paleijs, Jakarta, 14 Oktober 2014. Di pertemuan tersebut Jokowi menghormati keputusan Golkar, untuk tetap dalam Koalisi Merah Putih sebagai oposisi. TEMPO/Imam Sukamto

    Joko Widodo (kiri) bersama Ketum Golkar Aburizal Bakrie, beri keterangan pers seusai pertemuan tertutup empat mata, di Restoran Kuntskring paleijs, Jakarta, 14 Oktober 2014. Di pertemuan tersebut Jokowi menghormati keputusan Golkar, untuk tetap dalam Koalisi Merah Putih sebagai oposisi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengaku tak tahu soal rencana perombakan kabinet. Namun, ia mengatakan para menteri yang dipilih adalah sosok yang dibutuhkan Presiden Joko Widodo.

    "Presiden tahu persis menteri-menteri yang beliau butuhkan," ujar Teten di Gedung Bina Graha, Jumat, 6 November 2015.

    Menurut Teten, Jokowi selalu mengevaluasi rutin para menterinya dalam rapat kabinet. Ia mengatakan tak ada menteri atau kementerian yang mendapat catatan khusus dari Jokowi.

    Belakangan, kata dia, Jokowi lebih banyak mengevaluasi program dan kementerian ekonomi. Musababnya, saat ini pemerintah sedang menggenjot pertumbuhan ekonomi. Selain itu, Jokowi juga kerap mengevaluasi kementerian yang behubungan langsung dengan kasus kabut asap.

    Isu perombakan kabinet jilid II santer terdengar setelah Partai Amanat Nasional dan Golkar merapat. Selama ini, Golkar versi Aburizal Bakrie dikenal sebagai pengusung utama Koalisi Merah Putih, yang dipimpin Partai Gerindra.

    Setelah kembali bersatu pada Silaturahmi Nasional kemarin, Golkar mengatakan pihaknya akan mendukung pemerintahan. Aburizal dengan legowo menerima keputusan itu.

    Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PAN Azis Subekti mengungkapkan, dalam beberapa pertemuan dengan Ketua Umum PAN yang juga Ketua MPR, Zulkifli Hasan, Presiden meminta PAN ikut berperan mengatasi persoalan ekonomi. Ia mengatakan PAN telah memberikan lima nama pada presiden.

    TIKA PRIMANDARI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.