Balik ke Jakarta, Jokowi Batal Kunjungi Sumatera Selatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memantau proses pencarian serpihan dan jenazah penumpang pesawat AirAsia QZ 8501 di atas perairan sekitar Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, 30 Desember 2014. Dari pantauan di atas udara itu, Jokowi mengaku melihat sejumlah pelampung dan serpihan pesawat. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo memantau proses pencarian serpihan dan jenazah penumpang pesawat AirAsia QZ 8501 di atas perairan sekitar Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, 30 Desember 2014. Dari pantauan di atas udara itu, Jokowi mengaku melihat sejumlah pelampung dan serpihan pesawat. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Bandar Lampung - Presiden Joko Widodo batal mengunjungi Provinsi Sumatera Selatan. Semula, Jokowi dijadwalkan meninjau sejumlah proyek di Sumatera Selatan setelah kunjungan dari Lampung, hari ini, Jumat, 6 November 2015.

    "Nanti Bapak Menteri (Menteri ESDM Sudirman Said) yang akan ke sana," kata Jokowi setelah meninjau pameran di Hotel Seventh, Bandar Lampung, Jumat, 6 November 2015. Siang hingga sore tadi, Jokowi sibuk memeriksa proyek jalan tol Trans Sumatera dan proyek galangan kapal di Lampung. Sesuai dengan rencana awal, seharusnya Presiden menginap sehari di Lampung dan besok bertolak ke Sumatera Selatan.

    Jokowi membantah bahwa batalnya kunjungan ke Lampung karena besok akan ada pembahasan mengenai perombakan kabinet di Jakarta. "Belum ada, enggak," katanya.

    Anggota Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana, mengatakan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana akan kembali ke Jakarta dari Lampung pada pukul 21.00 malam ini. Jokowi didampingi sejumlah menteri dalam kunjungan kerja singkatnya ke Lampung, yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.