Pesawat Batik Air Tergelincir di Bandara Adisutjipto

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat baru milik maskapai Batik Air diluncurkan di Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 21 November 2014. Batik air membeli 3 pesawat baru jenis Airbus A320 yang berkapasitas 144 kursi kelas ekonomi dan 12 kursi kelas bisnis. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Pesawat baru milik maskapai Batik Air diluncurkan di Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 21 November 2014. Batik air membeli 3 pesawat baru jenis Airbus A320 yang berkapasitas 144 kursi kelas ekonomi dan 12 kursi kelas bisnis. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6380 rute Jakarta-Yogyakarta terperosok keluar dari runway saat hendak mendarat di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. Peristiwa itu terjadi pukul 15.05 WIB, Jumat, 6 November 2015.

    "Penumpang tidak ada yang cedera dan sudah dievakuasi ke terminal bandara," kata Manajer Hubungan Masyarakat Lion Group Andy M. Saladin dalam keterangan tertulis.

    Menurut Andy, ban depan pesawat keluar dari runway, sedangkan ban belakang pesawat masih berada di atas landasan pacu. "Pesawat masih dalam proses evakuasi," ucapnya.

    Batik Air ID 6380 dengan nomor registrasi PK LBO tersebut diterbangkan oleh Kapten Oscar Mirza dan Kopilot Dana Aviantara. Pesawat tersebut mengangkut lima awak kabin dan 160 penumpang.

    "Tidak ada penumpang yang cedera dan sudah dievakuasi ke terminal bandara," ujar Andy.

    KHAIRUL ANAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?