Peta Gempa Indonesia Direvisi, Skala Gempa Selatan Jawa Naik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peta Gempa Indonesia. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Peta Gempa Indonesia. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Bandung - Peta Gempa Indonesia 2010 kini sedang dalam proses pembaruan lima tahun sekali. Ketua Tim Revisi Peta Gempa Indonesia Masyhur Irsyam mengatakan peta baru tersebut ditargetkan tuntas pada awal 2016. “Lokasi-lokasi gempanya masih sama, tapi ada perbaikan, misalnya skala gempa,” ujarnya kepada Tempo, Rabu, 4 November 2015.

    Gempa megathrust di selatan Jawa merupakan salah satu yang skalanya diubah. Potensi gempa selatan Jawa naik dari skala magnitudo 8,4 Mw menjadi 9 Mw. Menurut dosen fakultas teknik sipil dan lingkungan Institut Teknologi Bandung tersebut, proses revisi sekarang baru berjalan 50 persen. “Sekarang bukan lagi Tim 9 yang mengerjakan, tapi mengajak banyak junior untuk transfer ilmu pengetahuan,” katanya.

    Tim penyusun Peta Gempa Indonesia kini beranggotakan 50-60 orang dari berbagai instansi, di antaranya Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Geologi, Badan Informasi Geo Spasial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, ITB, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Diponegoro. “Kami juga mengakomodasi riset-riset gempa terbaru dari para peneliti,” ujarnya.

    Pada peta gempa 2010, misalnya, termuat data dan mekanisme pergerakan sesar atau patahan di Indonesia per tahun hingga kekuatan maksimal gempanya. Sedikitnya ada 80 buah sesar atau patahan dari Aceh hingga Papua. Selain untuk membuat rumah tahan gempa, peta gempa menjadi rujukan pembangunan infrastruktur, seperti gedung, jalan, dan jembatan, agar tahan lindu.

    Menjelang peluncuran peta gempa terbaru tersebut pada 3 Desember 2015, kata Masyhur, pemerintah bakal meresmikan Pusat Studi Gempa Nasional di Jakarta. Pemerintah juga akan membentuk asosiasi ahli gempa Indonesia.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.