PENGAKUAN ISTRI GATOT: Cari Duit untuk Rio Capella

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Sumatera Utara non aktif, Gatot Pujo Nugroho (kanan) beserta istri keduanya Evy Susanti sebelum menjalani sidang sebagai saksi atas kasus dugaan suap hakim PTUN di Sumatera Utara dengan terdakwa Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 22 Oktober 2015. TEMPO/Eko siswono Toyudho

    Gubernur Sumatera Utara non aktif, Gatot Pujo Nugroho (kanan) beserta istri keduanya Evy Susanti sebelum menjalani sidang sebagai saksi atas kasus dugaan suap hakim PTUN di Sumatera Utara dengan terdakwa Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 22 Oktober 2015. TEMPO/Eko siswono Toyudho

    TEMPO.CO , Jakarta:- Patrice Rio Capella dijerat KPK karena menerima gratifikasi dari Evy Susanti, istri  Gubernur Sumatera Utara Non Aktif Gatot Pujo Nugroho. Duit itu diserahkan Evy Susanti kepada Fransiska Insani Rahesty staf di kantor OC Kaligis untuk diserahkan kepada Politikus Nasdem, Rabu pekan pertama Mei 2015 lalu.(baca: Rio Capella Terima Duit di Dekat Kantor Partai NasDem  )

    Namun tak ada yang tahu, bagaimana Evy Susanti mengumpulkan duit itu dalam sekejap. Dalam percakapannya dengan Tempo, Rabu 28 Oktober 2015 lalu, istri muda Gatot Pujo itu menuturkan, duit untuk politikus Nasdem diberikan dua tahap, (Lihat video Bayang-Bayang Nasdem dalam Kasus Suap Gatot, Patrice Rio Capella Akui Terima Duit)

    Evy mengaku masih mengingat dengan jelas, ia menyerahkan ke Fransiska, Rp 160 juta yang dimasukkan dalam dua amplop cokelat rapi. "Duit saya serahkan saat bertemu di Mal Grand Indonesia, Jakarta," kata Evy kepada Tempo.

    Namun duit itu ternyata kurang karena Fransisca menyebut, uang untuk Rio Capella harusnya Rp 200 juta.  “Saya diminta menambah kekurangannya hari itu juga,” kata Evy.

    Baca juga:
    Suap Dokter=40 % Harga Obat: Ditawari Naik Haji hingga PSK
    Terkuak, 40% dari Harga Obat Buat Menyuap Dokter

    Karena jatah Patrice tak utuh, Evy menelepon seorang asisten suaminya. Dari si asisten, Evy mendapat tambahan Rp 47 juta. Dari dalam dompetnya, Evy masih punya Rp 3 juta. Maka terkumpul Rp 50 juta. Dari jumlah itu, Rp 40 juta untuk menggenapi kekurangan jatah Patrice, sedangkan sisanya buat Sisca.

    Evy meminta sopirnya membawa duit itu ke kantor O.C. Kaligis di Jalan Majapahit, Jakarta Pusat. "Uang diserahkan ke Sisca di parkiran kantor," ujarnya. Evy menyebutkan Kaligis tak tahu-menahu urusan Sisca memegang duit darinya.

    Kepada Evy, Sisca menyatakan akan menemui Patrice pada sore hari sepulang dari kantor. Sisca--pernah dikenal sebagai penyanyi latar KLa Project--adalah kawan kuliah Patrice di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.