Sartono Pencipta Hymne Guru Koma, PGRI Galang Dana Perawatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sartono (76) pencipta Hymne Guru (Pahlawan Tanpa Tanda Jasa). ANTARA/Siswowidodo

    Sartono (76) pencipta Hymne Guru (Pahlawan Tanpa Tanda Jasa). ANTARA/Siswowidodo

    TEMPO.CO, Madiun – Persatuan Guru Republik Indonesia Provinsi Jawa Timur menggalang dana untuk biaya perawatan Sartono, pencipta lagu Hymne Guru, yang tergolek lemah ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah Kota Madiun, Jawa Timur.

    Pria 79 tahun yang tinggal di Jalan Halmahera, Kelurahan Kartoharjo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, itu menderita penyakit komplikasi. Di antaranya gejala stroke, jantung, kencing manis, dan penyumbatan pembuluh darah di otak.

    "Kami hanya bisa berdoa dan menggalang dana untuk membantu tindakan medis bagi Pak Sartono," kata Wakil Ketua PGRI Jawa Timur Suwarno saat ditemui di rumah sakit setelah menjenguk Sartono, Sabtu, 31 Oktober 2015.

    Menurut dia, penggalangan dana dilakukan para pengurus PGRI di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. PGRI menilai Sartono memiliki jasa yang besar bagi dunia pendidikan, terutama PGRI.

    Sebab, suami Ignatia Damijati, 65 tahun, itu dinilai mampu memberikan semangat bagi para guru untuk bekerja secara profesional melalui lagu yang diciptakannya. “Karyanya yang fenomenal adalah lagu Hymne Guru,” ucap Suwarno.

    Perhatian kepada Sartono juga ditunjukkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Daryanto mengatakan lagu Hymne Guru yang populer, terutama pada era Orde Baru, menunjukkan bahwa penciptanya memiliki kreativitas yang tinggi.

    “Beliau itu cerdas, hatinya jernih, kehidupannya sederhana dan tidak neko-neko (aneh-aneh),” ujar Daryanto.

    Sartono dirawat di RSUD Kota Madiun sejak Selasa, 20 Oktober 2015. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, dia mengalami komplikasi. Hingga Sabtu siang ini, kondisinya dinyatakan koma lantaran terjadi penyumbatan pembuluh di otak hingga mengakibatkan kinerja saraf yang lain terganggu.

    NOFIKA DIAN NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.