Presiden Jokowi Terbang ke Palangkaraya Pagi Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelajar berjalan di depan gedung sekolah yang diselimuti kabut asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 3 Oktober 2015. Berdasarkan data BMKG, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Palangkaraya menunjukkan konsenrasi partikulat PM10 mencapai angka 1917.22 mikrogram per meter kubik, sementara batas berbahaya berada di angka 350. ANTARA/Rosa Panggabean

    Pelajar berjalan di depan gedung sekolah yang diselimuti kabut asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 3 Oktober 2015. Berdasarkan data BMKG, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Palangkaraya menunjukkan konsenrasi partikulat PM10 mencapai angka 1917.22 mikrogram per meter kubik, sementara batas berbahaya berada di angka 350. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo dan rombongan pada Sabtu pagi, 31 Oktober 2015, terbang meninggalkan Jambi menuju Palangkaraya, Kalimantan Tengah, untuk melanjutkan kunjungan kerjanya.

    Setelah tiga hari di Sumatera, Presiden bersama Ibu Negara Iriana Widodo dan rombongan berangkat dari Bandara Sultan Thaha Syarifuddin, Jambi, menuju Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, menggunakan pesawat kepresidenan.

    Presiden dan rombongan dijadwalkan tiba di Palangkaraya pukul 11.00 WIB kemudian akan langsung menuju Sekolah Dasar 8 Pahandut.

    Siang harinya, rombongan Presiden akan meninjau lahan gambut di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Lokasi ini telah dikunjungi Presiden pada 25 September 2015. Ketika itu, lahan gambut Kabupaten Pulang Pisau terbakar. Presiden yang menyaksikan kesulitan pemadaman api di lahan tersebut memerintahkan pembuatan kanal-kanal bersekat di sana.

    Presiden kembali ke lahan gambut di Kabupaten Pulang Pisau guna memastikan kanal-kanal bersekat telah dibangun.

    Setelah itu, Presiden akan kembali ke Jakarta dan diperkirakan tiba di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma pukul 18.00 WIB.

    Pejabat yang mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja kali ini antara lain Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

    Selain itu, ada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Wilem Rampangilei.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pidato Jokowi Terkait Kinerja dan Capaian Lembaga Tinggi Negara

    Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR pada 16 Agustus 2019. Inilah hal-hal penting dalam pidato Jokowi.