Jaksa Agung Prasetyo Bungkam Ditanya Soal Gatot dan Rio

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaksa Agung HM Prasetyo dalam rapat kerja dengan Pansus hak angket Pelindo II di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 29 Oktober 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Jaksa Agung HM Prasetyo dalam rapat kerja dengan Pansus hak angket Pelindo II di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 29 Oktober 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung Prasetyo masih bungkam meski namanya disebut oleh Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho. Gatot menyebutkan mantan Sekretaris Jenderal NasDem Patrice Rio Capella pernah diminta menjadi jembatan untuk melobi Prasetyo soal perkara korupsi bantuan sosial.

    "Tidak. Ya kalau masih tidak percaya, silakan tanya sama Pak Gatot, siapa pun di sana. Saya berulang kali sampaikan tidak pernah sama sekali ada komunikasi ketemu atau apa pun," ujar Prasetyo di Gedung Bundar, Jumat, 30 Oktober 2015.

    Nama Jaksa Agung muncul setelah pengacara Gatot, Yanuar Wasesa, mengatakan Patrice menjembatani komunikasi antara Gatot Pujo dan Jaksa Agung. Alasan yang dilontarkan adalah keduanya berasal dari satu partai politik yang sama.

    Sebelumnya, Gatot pernah menyampaikan keluhan kepada Patrice lantaran ada laporan yang masuk ke Kejaksaan terkait dengan bansos Provinsi Sumatera Utara.

    "Ya, Pak Rio berjanji menyampaikan keluhan-keluhan Pak Gatot, tapi enggak pernah Pak Gatot menyampaikan saya minta diamankan atau apa, minta masalahnya didudukkan pada yang sebenarnya," ujar Yanuar di KPK, Kamis, 29 Oktober 2015.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.