Minggu, 15 September 2019

Ridwan Kamil: Mahasiswa Jatuh dari Bandros Telah Meninggal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bandung Ridwan Kamil (RK), melakukan pengujian bis pariwisata Bandros yang telah diserah terimakan di Bandung, Jawa Barat (25/3). Ridwan mengelilingi kota diatas Bandros sambil melakukan penilaian rute mana saja yang harus dilalui. TEMPO/Prima Mulia

    Walikota Bandung Ridwan Kamil (RK), melakukan pengujian bis pariwisata Bandros yang telah diserah terimakan di Bandung, Jawa Barat (25/3). Ridwan mengelilingi kota diatas Bandros sambil melakukan penilaian rute mana saja yang harus dilalui. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengucapkan belasungkawa kepada keluarga Andy Setiawan Haryanto alias Andre, 20 tahun, mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) yang jatuh dari atas bus Bandung Tour on Bus alias Bandros, Rabu, 28 Oktober 2015 lalu.

    Ridwan Kamil membenarkan jika Andy meninggal, Kamis, 29 Oktober 2015, setelah mendapat perawatan khusus di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung.

    "Tadi malam saya sudah sampaikan belasungkawa dan duka cita kepada keluarganya. Kebetulan mahasiswa Unpar ini dari Tasikmalaya, jadi kami sangat prihatin," kata Ridwan Kamil di Markas Polrestabes Bandung, Jumat, 30 Oktober 2015.

    Ridwan Kamil tidak memberikan santunan kepada keluarga korban. Namun demikian, seluruh biaya perawatan selama dua hari ditanggung dari kocek pribadinya.

    "Saya bantuin biaya rumah sakit saja," ujarnya.

    Diberitakan sebelumnya, seorang warga melaporkan kabar duka terkait dengan meninggalnya Andre. Kabar tersebut disampaikan oleh pemilik akun @abdielsmith204 ke akun Twiter Ridwan Kamil @ridwankamil.

    "Pak, korban kecelakaan Bandros saat sumpah pemuda sudah berpulang ke surga tadi jam 19.15 di RS Borromeus:(((," ujar @abdielsmith204 dalam tulisannya.

    PUTRA PRIMA PERDANA

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.