Hari Kedua Ngantor di Sumatera, Jokowi Temui Suku Anak Dalam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bekas kebakaran lahan di desa Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 23 September 2015. Selain meninjau lokasi titik api (hotspot), Jokowi juga akan melaksanakan ibadah salat Idul Adha di Masjid Al Karomah Martapura. ANTARA/Herry Murdy Hermawan

    Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bekas kebakaran lahan di desa Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 23 September 2015. Selain meninjau lokasi titik api (hotspot), Jokowi juga akan melaksanakan ibadah salat Idul Adha di Masjid Al Karomah Martapura. ANTARA/Herry Murdy Hermawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo dan rombongan hari ini akan meninjau kondisi kebakaran hutan di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Rencananya, dari Palembang menuju lokasi, Jokowi akan menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Udara.‎‎

    "Di tempat ini terdapat titik api yang cukup sulit dipadamkan," kata anggota Tim Komunikasi Kepresidenan, Ari Dwipayana, melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 29 Oktober 2015. Setelah melakukan peninjauan di Ogan Komering Ilir, pada pukul 10.00 WIB, rombongan akan bertolak menuju Jambi menggunakan pesawat kepresidenan. "Namun keberangkatan menuju Jambi sangat bergantung pada kondisi cuaca dan kelayakan jarak pandang penerbangan."

    Di Jambi, Jokowi akan meninjau kondisi sekolah dasar dan pelayanan kesehatan. Dia juga akan berkunjung ke Kabupaten Sorolangu menggunakan helikopter miliki TNI AU. "Di sana, Presiden akan bersilaturahmi dengan suku Anak Dalam," ujar Ari.
    ‎‎‎
    Pada kunjungan hari pertamanya di Sumatera kemarin, Jokowi memantau kesiapan pelayanan kesehatan di Ogan Komering Ilir. Rombongan mengunjungi pelayanan kesehatan di Rumah Evakuasi Balita, Kampung Lima Hulu, Kota Palembang.

    Kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan, tutur Ari, tergolong besar dan luas. Produksi asap yang dihasilkan sangat besar. Selain itu, asap yang dihasilkan terbawa angin sehingga menyebabkan daerah lain, seperti Jambi dan Riau, terkena imbasnya. ‎

    FAIZ NASHRILLAH‎



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.