Selasa, 17 September 2019

Berantas Tikus, Petani Dapat Honor Rp 25 Ribu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petani menunjukkan tikus hasil tangkapan mereka saat mengikuti tangkap tikus massal di kelurahan Sidoluhur, kecamatan Godean, kabupaten Sleman, Yogyakarta, Minggu (28/7). TEMPO/Suryo Wibowo

    Petani menunjukkan tikus hasil tangkapan mereka saat mengikuti tangkap tikus massal di kelurahan Sidoluhur, kecamatan Godean, kabupaten Sleman, Yogyakarta, Minggu (28/7). TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Bojonegoro-Petani di Desa Kedungdowo dan Desa Prambatan, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, mendapatkan honor sebesar Rp 25 ribu per hari sebagai imbalan menangkap tikus yang merusak padi.

    Pemberantasan dengan cara pengasapan belerang ke lubang persembunyian tikus itu dilakukan pada musim kemarau atau di saat hewan pengerat itu tengah berkembang biak.

    Pembasmian hama tikus  dilakukan  Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Pertanian Bojonegoro. Lokasi yang disasar adalah 80 hektare sawah produktif di Kecamatan Balen yang mampu panen dua hingga tiga kali dalam satu tahun.

    Sekitar 50 petani dilibatkan dalam berburu tikus. Program pemberantasan tikus dilakukan giliran di daerah endemik, utamanya di Kecamatan Kanor, Kapas, Dander, Balen, Kalitidu dan Malo.

    Kepala Desa Prambatan, Eko Purwanto, mengatakan  pengasapan tikus sengaja dilakukann pada puncak musim kemarau ketika binatang ini sedang berkembang biak. "Honor Rp 25 ribu itu untuk merangsang petani,” ujarnya, Kamis, 20 Oktober 2015.

    Menurutnya, biasanya tikus keluar dari lubang persembunyian setelah diasapi dengan belerang. Begitu keluar dari persembunyiannya, para petani  mengejar dan memukuli beramai-ramai.

    Sekretaris Dinas Pertanian Bojonegoro Bambang Sutopo menuturkan pihaknya hanya mendapatkan tembusan. Adapun pelaksanaannya di lapangan di bawah koordinasi Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur. “Tapi kami tetap memonitor,” ujarnya.

    Berbiaknya tikus, kata dia, tergolong cepat. Setiap pasang tikus bisa beranak 12 ekor. Pada umur 23 hari anak-anak tikus itu mulai kawin. "Tikus memilih musim kemarau untuk kawin," katanya.

    SUJATMIKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.