JK Akui Bertemu Diam-diam dengan Koalisi Non-Pemerintah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla. TEMPO/Subekti

    Wakil Presiden Jusuf Kalla. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui adanya pertemuan antara dia dan pemimpin partai politik koalisi non-pemerintah pada Rabu malam kemarin. Namun JK berkilah bahwa pertemuan tersebut membahas mengenai masalah di internal Partai Golkar. "Saya bicara soal internal Golkar bersama Pak Ical (Aburizal Bakrie)," kata Kalla di Hotel Mulia, Kamis, 29 Oktober 2015.

    Pada Rabu kemarin, pemimpin partai koalisi non-pemerintah berkumpul di Bakrie Tower di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, untuk membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016. Seusai pertemuan ini, mereka merapat ke rumah dinas Wakil Presiden di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, untuk bertemu dengan JK.

    JK enggan memberi tahu siapa saja tokoh yang hadir dalam pertemuan ini. Ia pun tak ingin merinci perkembangan terbaru pada nasib Partai Golkar. "Nantilah, kami hanya membicarakan soal islah," ujarnya.

    Pekan lalu, Mahkamah Agung memutuskan kepengurusan Partai Golkar yang sah dikembalikan kepada Munas Riau, serta membatalkan surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia mengenai kepengurusan DPP Golkar. Soal putusan itu, JK memuji MA. Menurut dia, hasil putusan ini membuat Golkar tak ada pilihan lain kecuali islah.

    Konflik internal Golkar bermula ketika Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengakui kepengurusan Golkar versi Agung Laksono pada 23 Maret. Yasonna mengambil keputusan itu berdasarkan putusan Mahkamah Partai Golkar bahwa dua hakim mengakui kepengurusan Agung, sedangkan dua hakim tidak memihak.

    Golkar kubu Ical lantas menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Putusan PTUN pada 18 Mei adalah menganulir keputusan Yasonna. Salah satu poin putusan PTUN adalah kepengurusan Golkar kembali ke hasil Munas Riau. Ical merupakan ketua umum hasil Munas Riau.

    Yasonna melakukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara. Putusan PTUN mengabulkan banding Yasonna sekaligus menguatkan Golkar kubu Agung sebagai pengurus yang sah. Ical melawan putusan itu dengan mengajukan kasasi ke MA.

    TIKA PRIMANDARI

    Artikel Menarik:
    Jose Mourinho Terpuruk Gara-gara Wanita Cantik
    Mourinho Terseruduk Kambing Hitamnya Sendiri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...