455 Hektare Lahan Taman Nasional Sebangau Ludes Terbakar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sungai Sebangau.

    Sungai Sebangau.

    TEMPO.CO, Palangkaraya - Sudah lebih dari sepekan ini kebakaran hebat terjadi di Taman Nasional Sebangau di Kalimantan Tengah. Areal yang terbakar jumlahnya cukup banyak mencapai 455 hektare.

    "Kebakaran terjadi sejak sepekan lalu (19 Oktober 2015) dan hingga saat ini masih terus kami padamkan dengan segala kekuatan yang ada," kata Kepala Balai Taman Nasional Sebangau Adib Gunawan, Selasa, 27 Oktober 2015.

    BACA: Pangeran Arab Kepergok Bawa 2 Ton Narkoba di Pesawatnya

    Menurut Adib, kebakaran tersebut terjadi di wilayah yang berdekatan dengan Sungai Sebangau di Kabupaten Pulang Pisau. Sebangau mempunyai luas 568.700 hektare.

    Taman nasional ini melintasi tiga daerah Kalimantan Tengah yaitu Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Katingan, dan Kota Palangkaraya. Selama musim kemarau terjadi dua kebakaran di Sebangau yakni Agustus lalu dan kemudian pada Oktober ini.

    "Areal yang terbakar itu merupakan lahan gambut dan merupakan lahan bekas konsensi hak pengusahaan hutan (HPH). Karena merupakan lahan gambut jadi agak sulit bagi kami untuk memadamkannya," ujarnya.

    BACA: Mega: SBY Berjanji Hari Pancasila Jadi Libur Nasional, Mana?

    Guna memadamkan kebakaran itu, pengelola Balai Taman Nasional Sebangau menerjunkan 15 petugas yang dibantu puluhan relawan. Selain Taman Nasional Sebangau saat ini kebakaran hebat juga melanda Taman Nasional Tanjung Puting di Kotawaringin Barat.

    Kebakaran di taman nasional yang merupakan tempat rehabilitasi orang utan itu terjadi di sisi barat di wilayah Kabupaten Seruyan dengan luas areal terbakar hampir 16 ribu hektare. Saat pemadaman terus dilakukan baik oleh petugas balai maupun TNI.

    KARANA W.W.

    BACA JUGA
    Arzetti dan Dandim Sidoarjo Digerebek di Hotel, Ini Kata TNI AD 
    Arzetti Bilbina, Dandim Sidoarjo, dan Awal Pertemuan Itu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.