Heboh Arzetti & Dandim Sidoarjo, Sahabat: Dia Wanita Salihah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arzeti BIlbina, calon legislatif Partai Kebangkitan Bangsa untuk daerah pemilihan Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) memijat kaki  calon penumpang bus di Terminal Purbaya, Surabaya (19/3). Kedatangan Arzetti untuk mengenalkan dan menyampaikan visi misinya kepada calon pemilihnya. TEMPO/Fully Syafi

    Arzeti BIlbina, calon legislatif Partai Kebangkitan Bangsa untuk daerah pemilihan Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) memijat kaki calon penumpang bus di Terminal Purbaya, Surabaya (19/3). Kedatangan Arzetti untuk mengenalkan dan menyampaikan visi misinya kepada calon pemilihnya. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa sekaligus sahabat Arzetti Bilbina, Maman Imanulhaq, mengatakan kabar koleganya berselingkuh dengan Komandan Komando Distrik Militer Sidoarjo Letnan Kolonel Kavaleri Rizki Indra Wijaya tidak benar. "Saya juga mendapat WhatsApp dari beberapa teman, dan ternyata setelah saya konfirmasi kejadiannya tak seperti itu," ucapnya kepada Tempo, Senin, 26 Oktober 2015.

    Selama ini, ujar Maman, ia mengenal Arzetti sebagai perempuan salihah. Maman juga melihat hubungan Arzetti dengan suaminya, Adhitya Setiawan Wicaksono alias Didit, tampak harmonis. "Arzetti adalah orang baik, salihah, dan aktif. Penilaian saya terhadap beliau secara pribadi itu lebih dari yang lain," tuturnya.

    BACA: Arzetti dan Dandim Sidoarjo Digerebek di Hotel, Ini Kata TNI AD

    Maman juga menyebut pesan pendek tersebut sejatinya pernah beredar pada Juni lalu, tapi digaungkan kembali oleh oknum-oknum tertentu. "Itu sama seperti kabar yang saya terima seperti kejadian pada Juni lalu," kata Maman. Maman mengaku berencana menemui sahabatnya itu. "Karena dia sahabat saya satu fraksi. Kami akan bicara baik-baik tentang apa yang terjadi," ucapnya.

    Arzetti dikabarkan digerebek bersama Rizki di Hotel Arjuna, Lawang, Kabupaten Malang, pada Minggu, 25 Oktober 2015, sekitar pukul 14.00. Arzetti saat dikonfirmasi membantah ihwal pertemuan itu. "Ndak benar itu, Mas. Itu hoax," tutur artis yang juga politikus Partai Kebangkitan Bangsa tersebut.

    Sebelumnya beredar kabar lewat pesan singkat dari internal TNI AD, pada Minggu kemarin sekitar pukul 13.30 WIB, Detasemen Polisi Militer Divisi Infanteri II mendapat telepon dari Letnan Kolonel Pasukan Khas Dicky yang meminta bantuan untuk menyelidiki dugaan perselingkuhan yang dilakukan Rizki dengan Arzetti di Hotel Arjuna.

    BACA: Dituduh Bareng Arzetti di Hotel, Dandim Sidoarjo Buka Suara

    Setelah mendapat laporan, Wakil Komandan Denpom Divif II Komando Strategis Angkatan Darat Kapten Corps Polisi Militer Sandri dan Kapten CPM Prana bertemu dengan Sersan Kepala Arifin, anggota staf Intel Yon Paskhas Malang, yang sudah di lokasi kejadian. Kemudian sekitar pukul 14.30, terjadi penggerebekan. Mereka mendapati Rizky bersama Arzetti di sebuah kamar.

    Keduanya lantas dibawa ke Markas Denpom Divif II. Tidak lama kemudian, suami Arzeti, Didit Setiawan, datang. Dari hasil koordinasi Asisten Intelijen Kodam V/Brawijaya dan Denpom V/3 Malang, Rizky, Arzetti, dan Didit dibawa ke Markas Denpom V/3 Malang untuk diperiksa.

    BACA: Arzetti Bilbina, Dandim Sidoarjo, dan Awal Pertemuan Itu

    Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal M. Sabrar Fadhilah membenarkan penggerebekan terhadap Rizki dan Arzetti. Keduanya diduga berselingkuh di Hotel Arjuna. "Peristiwanya benar. Tapi saya kira kita patut mengedepankan asas praduga tak bersalah," kata Fadhilah kepada Tempo, Senin, 26 Oktober 2015.

    Fadilah berujar, peristiwa tersebut terjadi pada 25 Oktober 2015. Kasusnya saat ini sedang diproses penyidik internal TNI AD. "Sekarang dalam proses pemeriksaan, apakah yang disangkakan itu betul atau tidak," ucapnya. "Kalau memang terjadi kesalahan, tentu akan ada hukuman dan sanksi."

    FRISKI RIANA | NURHADI | DESTRIANITA KUSUMASTUTI

    BACA JUGA
    Wawancara Jokowi: Terungkap, Ini Pukulan Terberat Presiden
    Video dari Helikopter: Marquez Sundul Kaki Rossi Lalu Jatuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.